Bukan Sekadar Angka, Pembagian Rapor di MBS Porong Sarat Makna Pendidikan Karakter

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, TRISAKTINEWS.COM — Di ruang sederhana tempat pembagian rapor ada banyak rasa yang tak tertulis di lembar nilai. Ada harapan, doa dan kepercayaan besar para wali santri titipkan kepada Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong.

Kepala Pengasuh MBS Porong, Ust. Rozaq Akbar, menyampaikan kepada media Selasa 23 Desember 2025 bahwa rapor bukan hanya tentang angka melainkan tentang proses tumbuhnya anak-anak . Tentang bagaimana mereka belajar disiplin bangun pagi, menundukkan hati saat shalat berjamaah, menjaga adab kepada guru dan teman serta perlahan belajar bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Teken MoU Investasi Rp334 Miliar untuk Pembangunan Pelabuhan Pasimarannu

“Anak-anak ini bukan hanya sedang belajar pelajaran sekolah, mereka sedang belajar menjadi manusia,” ungkapnya di hadapan para wali santri.

Di MBS Porong, pesantren dimaknai sebagai rumah kedua. Tempat santri jatuh, bangkit, belajar salah, lalu diarahkan dengan kasih. Karena itu, pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Peran orang tua tetap menjadi fondasi utama, sementara pesantren hadir sebagai mitra yang menjaga, membimbing, dan menguatkan nilai-nilai yang telah ditanamkan di rumah.

Momen pembagian rapor menjadi pengingat bahwa hasil pendidikan tidak selalu instan. Ada proses panjang yang sedang dilalui anak-anak, proses yang membutuhkan kesabaran, doa dan kepercayaan bersama.

Baca Juga :  Wabup Bone Hadiri Dies Natalis ke-2 Universitas Andi Sudirman, Tekankan Inovasi di Era Digitalisasi

Dengan pendekatan pendidikan karakter, disiplin ibadah, dan kemitraan aktif bersama orang tua, Muhammadiyah Boarding School Porong terus mengukuhkan diri sebagai salah satu rekomendasi pondok pesantren terbaik dan favorit di Sidoarjo. Bukan karena kemewahan fasilitas, tetapi karena kesungguhan dalam menumbuhkan akhlak, kemandirian dan nilai kehidupan pada setiap santri.

Di tengah dunia yang bergerak cepat, MBS Porong berusaha tetap menjadi tempat yang menenangkan bagi santri yang sedang bertumbuh, dan bagi orang tua yang menitipkan harapan masa depan anak-anaknya.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA