Bukan Contoh Yang Baik, Mobil Dinas Bupati dan Sekda Bone Diduga Menunggak Pajak Sejak Tahun Lalu

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Dua kendaraan dinas pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten Bone diduga belum melunasi pajak kendaraan bermotor sejak tahun lalu. Informasi ini terungkap berdasarkan hasil penelusuran data publik melalui aplikasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan pada Rabu, 5 November 2025.

Dalam sistem tersebut, tercatat mobil dinas jenis Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi DW 6 A, yang digunakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bone, belum membayar pajak sejak jatuh tempo pada 30 Maret 2024. Nilai pajak kendaraan tersebut sebesar Rp6.893.105, setelah mendapat pembebasan sebesar Rp2.076.380 dari total semula Rp8.969.485.

Tak hanya itu, mobil dinas Bupati Bone juga dilaporkan belum memperpanjang masa pajaknya. Kendaraan jenis Toyota Alphard dengan nomor polisi DW 1 A tersebut tercatat memiliki nilai pajak sebesar Rp11.181.680, turun dari Rp14.280.440 setelah mendapatkan pembebasan pajak senilai Rp3.098.760. Pajak kendaraan mewah tersebut seharusnya dibayarkan paling lambat pada 10 November 2024.

Baca Juga :  Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti Massal, ASN Hingga TNI-Polri Dilibatkan

Kebenaran data ini diperkuat melalui hasil pemeriksaan internal. Salah seorang pegawai Samsat Bone yang dimintai konfirmasi menyebut bahwa informasi di aplikasi Bapenda Sulsel sesuai dengan data pada sistem Samsat.

“Iye, cocokmi datanya,” ujar seorang pegawai Samsat Bone yang enggan disebut namanya.

Temuan ini menuai perhatian publik, mengingat kedua kendaraan tersebut merupakan aset daerah yang dibiayai oleh anggaran negara. Banyak pihak menilai, pejabat pemerintah seharusnya menjadi teladan dalam kepatuhan administrasi dan kewajiban pajak, bukan justru menjadi sorotan karena keterlambatan pembayaran.

Baca Juga :  Telkomsel Branch Bone Audiensi dengan Bupati, Siap Dukung Digitalisasi dan Pemerataan Jaringan

“Kendaraan dinas itu dibayar dari uang rakyat, jadi sudah sepatutnya pajaknya juga tertib. Kalau pejabatnya saja lalai, bagaimana masyarakat mau taat?” komentar salah satu warga Bone yang ditemui secara terpisah.

Hingga berita ini diterbitkan, Penjabat (Pj) Sekda Bone, Andi Saharuddin, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan terkait dugaan tunggakan pajak kendaraan dinas tersebut.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bone dan Bapenda Sulsel dalam memastikan tertib administrasi, terutama terkait aset-aset daerah yang digunakan oleh pejabat publik.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Membaca Dunia, Memanusiakan Manusia: Menghidupkan Kembali Gagasan Paulo Freire
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:57 WITA

Membaca Dunia, Memanusiakan Manusia: Menghidupkan Kembali Gagasan Paulo Freire

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA