Viral di Kalangan Jemaah, Teguran Pengurus Masjid Agung Sinjai Dinilai Kurang Humanis

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi (Sumber : Tribunsinjai.com)

Foto Ilustrasi (Sumber : Tribunsinjai.com)

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Sikap salah seorang yang diduga pengurus Masjid Agung Nujumul Ittihad Kabupaten Sinjai menjadi sorotan masyarakat setelah menyampaikan teguran melalui pengeras suara kepada sejumlah jemaah yang berada di lingkungan masjid, Minggu (21/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi usai pelaksanaan salat Zuhur berjamaah di Masjid Agung Nujumul Ittihad yang berada tepat di depan Auditorium Andi Azikin, lokasi berlangsungnya Wisuda Santri LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Sinjai.

Pada kegiatan wisuda tersebut, ribuan santri bersama orang tua dan pembina Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) memadati kawasan sekitar auditorium.

Sebagian peserta dan pendamping memanfaatkan area masjid untuk beristirahat sembari menunggu rangkaian acara berlangsung.

Namun, suasana yang semula kondusif berubah setelah seorang jemaah yang diduga merupakan pengurus masjid mengambil mikrofon dan menyampaikan teguran kepada para pengunjung.

Teguran itu disebut-sebut berkaitan dengan kondisi kebersihan lingkungan masjid yang dinilai terganggu akibat membludaknya jumlah pengunjung.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bone Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Asal Daerah, Pulang Selamat dan Lengkap

Pernyataan yang disampaikan melalui pengeras suara tersebut memicu beragam reaksi.

Sejumlah jemaah mengaku merasa kurang nyaman karena cara penyampaiannya dianggap tidak mencerminkan pendekatan yang humanis terhadap tamu rumah ibadah.

Salah seorang warga Sinjai, Amrullah, menilai pengurus masjid memang memiliki kewenangan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan masjid.

Namun, menurutnya, cara penyampaian teguran seharusnya dilakukan dengan bahasa yang santun dan tidak menimbulkan kesan menyudutkan jemaah.

“Kami memahami jika pengurus ingin menjaga kebersihan dan ketertiban masjid. Akan tetapi, penyampaiannya sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih bijak dan santun. Masjid adalah rumah ibadah yang terbuka bagi umat, sehingga siapa pun yang datang hendaknya tetap merasa dihargai dan disambut dengan baik,” ujar Amrullah.

Baca Juga :  Hadiri Muscab DPC PKB, Wabup Bone: Politik Harus Jadi Media Perjuangan Rakyat, Bukan Sekadar Kekuasaan

Ia menambahkan bahwa momentum wisuda santri seharusnya menjadi ajang syiar Islam yang membawa suasana positif, mengingat para peserta merupakan generasi muda yang sedang belajar mencintai Al-Qur’an dan memakmurkan masjid.

“Anak-anak santri yang hadir bersama orang tua dan pembinanya datang dalam kegiatan keagamaan. Karena itu, pendekatan yang edukatif dan persuasif jauh lebih tepat dibandingkan teguran yang berpotensi menimbulkan kesan arogan di hadapan banyak orang,” tambahnya.

Peristiwa tersebut menjadi perbincangan di kalangan masyarakat dan peserta wisuda.

Sejumlah pihak berharap pengelolaan masjid ke depan dapat mengedepankan prinsip keramahan, pelayanan umat, dan komunikasi yang lebih baik, tanpa mengabaikan pentingnya menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan masjid.

Hingga berita ini diturunkan, Pengurus Masjid Agung Nujumul Ittihad Kabupaten Sinjai, yang dihubungi belum merespon terkait hal tersebut.(*)

Penulis : Iwan/Ril

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Demi Turnamen Aman dan Lancar, Kapolsek Bontocani Kawal Langsung Pertandingan Sepak Bola
Bupati Bone Sambangi Perkemahan Pramuka Ponre, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kemandirian
Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas
Wabup Andi Akmal Buka Lomba Senam Kreasi, 20 OPD Bone Tampil Penuh Semangat
Usai Kecelakaan Maut, Satlantas Bone Bergerak Cepat Pastikan Keluarga Korban Terima Santunan
Dorong Ketahanan Pangan dari Pekarangan, Mahasiswa KKN-T 116 Kenalkan Budikdamber di Bulucenrana
Melayat ke Rumah Duka Balita Korban Kecelakaan, Bupati Bone Sampaikan Duka Cita dan Beri Bantuan
Diduga Salah Sasaran, Bocah 8 Tahun Dianiaya Pria Dewasa Saat Hendak Mengaji di Bone
Berita ini 1,488 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Demi Turnamen Aman dan Lancar, Kapolsek Bontocani Kawal Langsung Pertandingan Sepak Bola

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:21 WITA

Bupati Bone Sambangi Perkemahan Pramuka Ponre, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kemandirian

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Wabup Andi Akmal Buka Lomba Senam Kreasi, 20 OPD Bone Tampil Penuh Semangat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:50 WITA

Usai Kecelakaan Maut, Satlantas Bone Bergerak Cepat Pastikan Keluarga Korban Terima Santunan

Berita Terbaru