BONE, TRISAKTINEWS.COM — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., menegaskan bahwa politik harus dimaknai sebagai media perjuangan untuk kepentingan rakyat, bukan sekadar alat meraih kekuasaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bone yang digelar di Helios Hotel, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, Muscab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga ruang demokrasi yang strategis untuk melahirkan kepemimpinan yang berintegritas dan berpihak kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Politik sejatinya adalah pelayanan dan media perjuangan. Karena itu, seluruh kader harus mengarahkan aktivitas politik pada hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi rakyat,” ujar Andi Akmal Pasluddin.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen kepada masyarakat, terutama bagi kader yang telah mendapat amanah sebagai wakil rakyat. Jangan sampai, kata dia, kepercayaan publik justru diabaikan setelah meraih jabatan.
“Jangan sampai ketika kader terpilih justru melupakan rumahnya dan janji-janji kepada masyarakat. Itu yang harus dijaga,” tegasnya.
Selain itu, Wabup Bone menekankan pentingnya soliditas internal partai serta penguatan nilai-nilai demokrasi dalam setiap proses organisasi. Ia menilai kekompakan dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Andi Akmal Pasluddin juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah serta pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen, termasuk partai politik, guna mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bone.
Muscab PKB Bone turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKB Rifqy Abdul Halim yang mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, jajaran pengurus DPW PKB Sulawesi Selatan, anggota legislatif dari berbagai tingkatan, serta kader dan simpatisan PKB.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi PKB dalam memperkuat struktur partai serta merumuskan langkah strategis menghadapi agenda politik ke depan.
Editor : Admin Redaksi








