Prabowo-Macron Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia-Prancis Siap Hadapi Ketidakpastian Global

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PARIS, TRISAKTINEWS.COM — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendorong penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis di tengah eskalasi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian global. Penegasan tersebut disampaikan dalam pernyataan pers bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron, usai pertemuan bilateral di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026) waktu setempat.

Dalam pertemuan kenegaraan tersebut, kedua pemimpin negara membahas perluasan kerja sama komprehensif, mulai dari stabilitas ekonomi, resolusi konflik geopolitik, hingga penguatan sektor pendidikan.

Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa di tengah situasi dunia yang dipenuhi konflik, kolaborasi antara Jakarta dan Paris dapat memberikan dampak positif bagi perdamaian dunia.

“Melihat perkembangan dunia ke depan, kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga menambahkan bahwa kemajuan sains dan teknologi seharusnya mempererat hubungan antarnegara, karena perang tidak akan membawa kebaikan bagi pihak mana pun.

Baca Juga :  Pj Sekda Bone Akan Berikan Sanksi Tegas Untuk Perangkat Desa Yang Abai Tugas

Selain isu bilateral, kedua kepala negara secara khusus menyoroti stabilitas di Timur Tengah yang berdampak langsung pada rantai pasok global dan ketahanan energi. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap sikap Prancis yang konsisten mendukung solusi dua negara (Two-state solution) demi keadilan dan kemerdekaan Palestina.

Di sektor ekonomi, kunjungan ini memperkuat komitmen implementasi kemitraan strategis komprehensif atau Comprehensive Strategic Partnership (CEPA). Presiden Prabowo menyambut baik dukungan Presiden Macron dalam memfasilitasi peningkatan investasi Prancis di Indonesia, yang salah satunya diwujudkan melalui pembentukan France Indonesia High Level Business Council.

“Kita akan sangat gembira dengan partisipasi dan kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis terus di ekonomi Indonesia. Prancis sebagai pemimpin Eropa akan terus memainkan peranan yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara,” imbuh Kepala Negara.

Sinergi bilateral ini tidak hanya menyasar sektor ekonomi dan politik, tetapi juga menyentuh penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan tinggi. Saat ini, praktisi dan Akademisi kedua negara tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan Indonesia-France Forum on Higher Education  yang dirancang untuk memperluas jejaring akademik, riset bersama, dan mobilitas mahasiswa antar kedua negara.

Baca Juga :  Ramadan dan Teknologi: Spiritualitas di Era Digital

Pengamat dan akademisi kerja sama internasional, Ismail Suardi Wekke, menilai forum ini menjadi momentum krusial bagi digitalisasi dan internasionalisasi kampus-kampus di Indonesia.

“Persiapan Indonesia-France Forum on Higher Education ini merupakan langkah taktis untuk menjembatani standarisasi akademik nasional dengan inovasi global. Prancis memiliki keunggulan riset di bidang sains dan teknologi, sementara Indonesia menawarkan ruang kolaborasi riset yang kaya. Forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan peta jalan (roadmap) baru untuk mencetak talenta global yang adaptif,” kata Ismail Suardi Wekke saat dihubungi terpisah.

Menutup rangkaian kunjungan di Istana Élysée, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai mitra strategis penting untuk menciptakan tatanan dunia multipolar yang seimbang, adil, dan stabil.

Penulis : Iwan/Ril

Editor : Admin Redaksi

Sumber Berita: Antara

Berita Terkait

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU
Andi Akmal Pimpin Rapat Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Bone Bidik Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WITA

WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:20 WITA

Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terbaru

Opini

Sebab Perempuan yang Berpikir Adalah Pertanyaan

Selasa, 14 Jul 2026 - 12:27 WITA