Wabup Luwu Utara Hadiri Tudang Ade dan Sidang Adat Kedatuan Luwu, Tegaskan Semangat DOB Provinsi Luwu Raya

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU, TRISAKTINEWS.COM, — Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara, Jumail Mappile, menghadiri rangkaian kegiatan adat Tudang Ade’ dan Sidang Adat Kedatuan Luwu dalam rangka peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80. Kegiatan tersebut digelar di Istana Kedatuan Luwu, Rabu (21/1/2026).

Kehadiran Wakil Bupati Luwu Utara tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda adat dan refleksi sejarah untuk mengenang perjuangan Pahlawan Nasional Andi Jemma bersama rakyat Luwu dalam mempertahankan kemerdekaan pada peristiwa bersejarah 23 Januari 1946.

Dalam forum Tudang Ade’, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya penguatan nilai-nilai budaya melalui pelestarian tradisi Maddararing sebagai landasan pengambilan keputusan adat di Tana Luwu, penguatan sinergi dan silaturahmi antarwilayah di Tana Luwu, meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, serta daerah tetangga seperti Kolaka Utara.

Pada kesempatan tersebut, Jumail Mappile didaulat sebagai perwakilan kepala daerah se-Tana Luwu untuk menyampaikan pandangan di hadapan Datu Luwu terkait gerakan dan aspirasi masyarakat Tana Luwu saat ini, khususnya mengenai cita-cita pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

Dalam sambutannya, Jumail Mappile mengutip falsafah Luwu, “Tana Luwu wanua mappatuo naewai alena”, yang berarti Tanah Luwu adalah wilayah yang melahirkan dan memberi kehidupan.

“Makna kalimat ini adalah semangat untuk menjaga, mencintai, dan memajukan tanah leluhur kita, yaitu Tana Luwu,” ungkapnya.

Baca Juga :  BUMDes dan Koperasi Merah Putih Harus Bersinergi, Tegas Wabup Bone di Bimtek 2025

Ia menegaskan bahwa dalam konteks pembentukan Provinsi Luwu Raya, filosofi tersebut mencerminkan rasa kepemilikan dan kecintaan terhadap Tana Luwu, semangat membangun daerah secara berkelanjutan, serta kesadaran kolektif untuk menjaga warisan budaya dan alam.

“Kalimat ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Luwu untuk bersatu dan berjuang demi kemajuan Luwu Raya,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Jumail Mappile juga mengutip petuah bijak Luwu, “Resopa temmangingi namalomo naletei pammase dewata”, yang bermakna bahwa keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras dan ketekunan.

“Untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya sebagai DOB, seluruh pihak harus bekerja keras dan bergerak bersama, karena tantangan ke depan tentu tidak ringan,” pungkasnya.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep
Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir
Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan
Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan
IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra
IKA Unhas Gelar Bakti Sosial di Bone, Salurkan 812 Paket Sembako untuk Marbot dan Warga
DPRD Luwu Utara Buka Puasa Bersama dan Berbagi Santunan Ke Anak Yatim.
Kuis Ramadan SPANSA Telkomsel, Cara Kreatif SMPN 1 Watampone Menguji Pemahaman Amaliah Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:52 WITA

Peringati HJB ke-696, Wabup Bone Ziarahi Makam Raja-Raja di Sidrap, Pinrang, dan Pangkep

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:49 WITA

Advokat Rikha Permatasari Kritik Polres Mojokerto, Soroti Dugaan Kriminalisasi Wartawan Amir

Senin, 23 Maret 2026 - 20:01 WITA

Ribuan Alumni SMAN 9 Bone Hadiri Reuni Akbar, Pererat Silaturahmi dan Kenangan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:48 WITA

Hakim Diduga Tertidur Saat Persidangan, AMI Soroti Integritas Peradilan

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:44 WITA

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan 587 Paket Bantuan di Ponre dan Tonra

Berita Terbaru