Mentan Andi Amran Sulaiman Jadi Narasumber Rakernas XVII APKASI, Tekankan Hilirisasi Pertanian dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, TRISAKTINEWS.COM — Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. Menjadi Narasumber Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin 19 Januari 2026.

Forum dialog mengangkat tema “Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah Untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani”, dihadiri Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi kepada seluruh bupati di Indonesia atas kontribusinya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat dan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh bupati se-Indonesia. Ini tercatat dalam sejarah, Presiden mengumumkan swasembada pangan di Karawang dan di forum PBB menyampaikan bahwa Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Itu berkat kerja keras kita semua, terutama para bupati,” ujar Mentan.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Luwu Utara Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Judi Online di SMA 1 Masamba

Mentan juga menegaskan bahwa perhatian Presiden terhadap sektor pertanian sangat besar. Menurutnya, capaian swasembada pangan bukan keberhasilan satu pihak, melainkan hasil kolaborasi semua daerah.

“Ini bukan capaian saya, tetapi capaian kita semua. Terutama para bupati yang menjadi penentu keberhasilan swasembada pangan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Indonesia saat ini mencatat stok beras tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 3,25 juta ton. Bahkan, kondisi tersebut turut memengaruhi harga beras dunia yang mengalami penurunan hingga 44,2 persen.

“Negara-negara maju seperti Jepang, China, Chile, Belarus, Australia, dan Rusia datang ke Indonesia untuk melihat langsung pertanian kita. Bahkan Indonesia mampu mengirim bantuan 10.000 ton beras ke Palestina,” jelasnya.

Baca Juga :  Andi Izmand Serap Aspirasi Warga Desa Paccing Awangpone, Fokus pada Peningkatan Ekonomi dan Infrastruktur

Mentan menegaskan bahwa ke depan pemerintah akan fokus pada hilirisasi sektor pertanian guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani. Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak hanya membangun narasi, tetapi lebih mengedepankan aksi nyata.

“Jangan banyak narasi tanpa tindakan. Kalau bisa satu misi, seribu tindakan,” tegasnya.

Di hadapan ratusan bupati, Mentan juga menegaskan komitmennya dalam pengawasan pupuk bersubsidi. Ia meminta agar tidak ada distributor yang menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jika masih ada distributor yang menjual pupuk di atas HET, izinnya akan langsung dicabut,” tegasnya.

Rakernas XVII Apkasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kemandirian pangan nasional serta mempercepat pembangunan sektor pertanian berkelanjutan.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA