Rayakan Hari Ibu, Surabaya Hari Ini #06 Hadirkan Pertunjukan Karya Perempuan Tentang Sosok Ibu

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, TRISAKTINEWS.COM — Sebelas perempuan hebat dari berbagai disiplin akan merayakan Hari Ibu sekaligus menutup tahun pada acara Surabaya Hari Ini #06 yang digelar Forum Pegiat Kesenian Surabaya (FPKS) pada 09 Desember 2025, di Galeri Dewan Kesenian Surabaya, Kompleks Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo No 15 Surabaya.

Dengan mengusung tema My Mother, materi acara dibagi dua. Pertama, berlangsung pada pukul 16.00 sampai 18.00 WIB, menghadirkan Sarasehan atau Jagongan “Omon-omon Kesenian Surabaya” dengan pemantik Henri Nurcahyo dan Heti Palestina Yunani. Jagongan ini juga menjadi semacam penutup tahun sambil membaca ulang apa yang terjadi pada kehidupan kesenian di kota Surabaya ini.

Kita tahu bahwa kehidupan kesenian di Kota Surabaya hari ini bergerak seperti denyut kota yang tak pernah benar-benar tidur ; keras, dinamis, tapi penuh daya tahan. Di tengah deru industri, hiruk-pikuk perdagangan serta ritme kota pelabuhan yang cenderung pragmatis, kesenian justru menemukan ruangnya sendiri: ruang-ruang kecil yang tumbuh dari inisiatif warga, komunitas, dan para pekerja seni yang tak menyerah pada keterbatasan.

Baca Juga :  110 Warga Surabaya Ditangkap, LBH Sebut Polisi Tutup Ruang Demokrasi

Seni di Surabaya tumbuh bukan dari limpahan fasilitas, melainkan dari solidaritas. Kota yang dikenal kaku dan efisien ini, diam-diam menyimpan keberanian untuk mencari bentuk-bentuk artistik baru. Para senimannya kerap berkolaborasi dengan isu-isu sosial: lingkungan, ruang kota, memori kampung, relasi antarwarga, menjadikan kesenian bukan hanya hiburan, tetapi cermin kritik dan refleksi.

Sedangkan pada pukul 19.00, seperti event “Surabaya Hari Ini” sebelumnya, akan menghadirkan seni pertunjukan. Event kali ini bisa disebut lebih unik, karena seluruh penampil adalah perempuan yang akan membacakan karya mereka tentang ibu mereka, baik dalam bentuk puisi, surat, esai dan sejenisnya.

Para penampil yang telah menyatakan kesiapannya antara lain, Wina Bojonegoro (sastrawati dan pegiat sastra), Swandayani (penari), Heti Palestina Yunani (jurnalis), Vanessa Helen Martinus (aktivis BMS), Pinky Saptandari (dosen Fisip Unair), Lina Puryanti (dosen FIB Unair), Trinil Sri Brojo (dosen Bahasa Unesa), Vika Wisnu (sastrawati), Wulansary (penulis dan pendiri Komunitas Sahabat Bumi), Nayera Ibrahim (perwakilan Wisma Jerman, dan tamu dari El Salvador yang kebetulan sedang belajar bahasa Perancis di IFI Surabaya, Susi Romero.

Baca Juga :  Satlantas Polres Bone Tutup Layanan SIM Selama Libur Lebaran, Dibuka Kembali 8 April 2025

Perayaan Hari Ibu ini bagi FPKS penting, karena di setiap langkah hidup, ada satu cahaya yang tak pernah padam: cahaya dari seorang ibu. Ia tak selalu bersinar terang. Kadang redup, kadang nyaris tak terlihat, namun selalu ada, menuntun, menghangatkan, bahkan ketika dunia terasa gelap.

Ibu adalah bahasa pertama yang kita pahami sebelum kata-kata. Sentuhannya menjadi doa yang hidup di sekujur badan. Suaranya menjadi lagu yang meninabobokan kegelisahan. Dalam diamnya tersimpan kekuatan, dalam lelahnya terselip kasih yang tak menuntut balas.

Merayakan Hari Ibu tidak cukup hanya dengan memberikan bunga. Ada banyak cara lain yang lebih personal dan bermakna untuk menunjukkan rasa terima kasih dan cinta kepada ibu seperti menulis semua kenangan tentang ibu. Inilah saatnya kita menunduk dalam hening dan mengingat: dari rahim seorang perempuan, dunia ini berdenyut. Dari kasihnya, kita belajar menjadi manusia.

Jadi, mari kita saksikan bersama bagaimana para wanita hebat di bidangnya masing-masing tampil membacakan kenangan yang ditulisnya untuk ibunya.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU
Andi Akmal Pimpin Rapat Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Bone Bidik Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University
Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin
TK Islam Athirah Bukaka Bone Cetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi
AE Lamone Juara Kapolres Cup 2026 Bone, Siap Wakili Bone di Kapolda Cup Road to Kapolri Cup
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:51 WITA

Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WITA

WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:20 WITA

Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:19 WITA

IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:39 WITA

Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin

Berita Terbaru

Opini

Menyerah dengan Lebih Estetik

Sabtu, 4 Jul 2026 - 09:10 WITA