Polres Gresik Panen Jagung 5 Ton, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan 2025

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, TRISAKTINEWS.COM — Kepolisian Resor (Polres) Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 dengan menggelar Panen Jagung Serentak Kuartal III pada Sabtu (27/9/2024).

Dari lahan tanaman jagung di Gang Jati No. 5, Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, berhasil dipanen sebanyak 5 ton jagung.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, ini menjadi bagian dari rangkaian panen raya serentak yang diinisiasi Mabes Polri di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Gresik, antara lain Dandim 0817 Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Gresik Suprapto, perwakilan Bulog Surabaya Yudith Amany, perwakilan PT Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah, serta perangkat desa setempat. Turut mendampingi pula Ketua Kelompok Tani Epit Subiantoro dan Kepala Desa Kembangan Ngadimin.

Baca Juga :  Peringati HUT Satpam ke-45, Polres Gresik Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan hasil panen dari Polres Gresik kepada Bulog. Armada pengangkut hasil panen kemudian diberangkatkan secara simbolis, disaksikan seluruh undangan. Selain itu, Kapolres Gresik dan rombongan juga mengikuti Zoom Meeting Panen Jagung Serentak bersama Mabes Polri.

Panen kali ini menghasilkan 5.000 kg jagung yang langsung diserahkan kepada Bulog untuk memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polres terhadap program pemerintah.

Baca Juga :  Bidpropam Polda Jatim Periksa Korban Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Bripda Satya

“Kami berharap dengan kontribusi panen jagung serentak ini, ketahanan pangan di Gresik maupun nasional semakin kuat. Dengan begitu, stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat dapat terjaga,” ujar AKBP Rovan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Polres Gresik juga menggelar Pasar Murah. Warga Desa Kembangan dapat membeli beras dengan harga terjangkau, yakni Rp57.000 per 5 kg, sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat.

Panen jagung serentak Polres Gresik menjadi bukti nyata kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia yang berdaulat pangan.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA