Bupati Bone Wajibkan Tes Urine untuk 70 CPNS Sebelum Terima SK: Komitmen Bersih Narkoba dan Dukung Program Nasional

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Komitmen tegas Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dalam memerangi narkoba kembali dibuktikan. Sebanyak 70 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bone wajib menjalani tes urine sebelum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Penyerahan SK berlangsung di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Kota Watampone, Kamis (15/5/2025).

“Saya tidak ingin ada calon PNS di Bone yang terlibat narkoba. Jika ada yang positif, jangan harap menerima SK-nya,” tegas Bupati Andi Asman di hadapan para CPNS.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Luwu Utara Ringkus Petani di Malangke Barat, Amankan 25 Sachet Sabu

Tes urine ini menjadi langkah preventif dan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, Bupati juga memberikan peringatan keras kepada para CPNS agar tidak terlibat dalam praktik korupsi dan tidak malas bekerja.

“Sudah ada beberapa ASN yang diberhentikan karena kalkulasi ketidakhadiran mencapai enam bulan. Saya harap CPNS yang hadir di sini tidak ada yang terlibat narkoba, korupsi, dan malas masuk kantor,” tegasnya lagi.

Bupati Bone juga menekankan pentingnya peran CPNS dalam mendukung dan menyukseskan program strategis nasional Presiden RI Prabowo Subianto, seperti koperasi merah putih, sekolah rakyat, ternak ayam merah putih, industri ayam penetas, dan pembibitan sapi.

Baca Juga :  Lima Perguruan Tinggi Gandeng YSI Kembangkan LPK dan Pelatihan Bahasa di Maros

“CPNS ini nanti kita sebar untuk menyukseskan program pro-rakyat dari Presiden Prabowo. Jika ada yang berkinerja baik, akan saya lantik di tempat strategis. Itu janji saya sebelum masa jabatan ini berakhir,” tutup Bupati Andi Asman.

Langkah tegas ini mendapat apresiasi sebagai bentuk kepemimpinan yang bersih, tegas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bermutu. (*/ril)

Berita Terkait

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone
HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih
SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone
Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air
HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:30 WITA

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23 WITA

HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:27 WITA

SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WITA

Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

Berita Terbaru