Warga Kemamang Resah, Truk Pasir Raksasa Lalu Lalang Tanpa Penertiban

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, TRISAKTINEWS.COM — Ketenteraman warga di sepanjang Jalan Kemamang, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro kembali terusik. Setiap hari, lebih dari sepuluh truk bermuatan pasir hilir mudik di jalan desa yang sempit, membuat warga semakin resah dan khawatir akan terjadi kecelakaan, terutama terhadap anak-anak yang sering bermain di sekitar rumah.

Truk-truk berukuran raksasa itu diketahui menuju sebuah CV yang oleh warga diduga memiliki keterkaitan dengan Kepala Desa Suwaloh, sehingga memunculkan banyak tanda tanya di tengah masyarakat. Namun hingga kini, aktivitas tersebut terus berjalan tanpa ada penertiban.

Keluhan demi keluhan sudah disampaikan warga kepada Pemerintah Desa Kemamang, tetapi hingga Jumat (28/11/2025) tak ada satu pun respon. Situasi ini membuat warga merasa diabaikan.

Baca Juga :  Tiga Poin Penting Skema Biaya Rehabilitasi Narkoba Dari BNNK Surabaya

Salah satu warga, Alif, mengaku nyaris putus asa dengan kondisi tersebut.

“Truk besar lewat terus tiap hari, jalannya sempit, rumah warga mepet. Sudah lapor berkali-kali tetap tidak digubris. Kami ini khawatir anak-anak jadi korban. Jangan sampai ada kejadian dulu baru bertindak,” tegasnya.

Pada Sabtu (29/11/2025) pagi, saat hendak mengantar anak ke sekolah, Alif kembali melihat empat truk tronton berjejer menunggu giliran masuk ke area CV. Menurutnya, pemandangan itu sudah menjadi “rutinitas mengerikan” yang membuat warga tak pernah benar-benar merasa aman.

Baca Juga :  Babinsa dan Warga Batu Walenrang Gelar Karya Bakti Bersihkan Saluran Air

Warga menegaskan bahwa mereka tidak menolak aktivitas usaha, tetapi menuntut adanya kepedulian dan langkah konkret demi keselamatan lingkungan.

Mereka berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga aparat terkait segera turun tangan untuk meninjau ulang rute truk, mengatur jam operasional, atau menetapkan jalur alternatif yang lebih aman.

Hingga berita ini dirilis, warga hanya bisa menunggu sambil berharap pemerintah tidak terus menutup mata terhadap masalah yang sudah lama membayangi kehidupan mereka.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Agus Ambo Djiwa dan Ajbar Kawal Aspirasi Warga Pasangkayu, DPR RI Dorong Penyelesaian Permukiman di Kawasan Hutan Lindung
Viral di Kalangan Jemaah, Teguran Pengurus Masjid Agung Sinjai Dinilai Kurang Humanis
Semangat Porseni SD INP 5/81 Ponre‑ponre Dimulai Dengan Lari Maraton
Wabup Bone Terima Tim FAO, ARLI dan UNRAM, Dorong Bone Jadi Pusat Pengembangan Rumput Laut Berkelanjutan
Sat Brimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Pratama 2026, Cetak Bintara Remaja Profesional dan Modern
Wabup Andi Akmal Pasluddin Tekankan Komitmen Bersama Sukseskan PORPROV 2026 di Bone
Botol yang Melayang Tidak Merobohkan Barikade, Ia Merobohkan Narasi
Reformasi Jilid II: Ketika Demokrasi Kehilangan Daya Ubah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:24 WITA

Agus Ambo Djiwa dan Ajbar Kawal Aspirasi Warga Pasangkayu, DPR RI Dorong Penyelesaian Permukiman di Kawasan Hutan Lindung

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:08 WITA

Viral di Kalangan Jemaah, Teguran Pengurus Masjid Agung Sinjai Dinilai Kurang Humanis

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:18 WITA

Semangat Porseni SD INP 5/81 Ponre‑ponre Dimulai Dengan Lari Maraton

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:28 WITA

Wabup Bone Terima Tim FAO, ARLI dan UNRAM, Dorong Bone Jadi Pusat Pengembangan Rumput Laut Berkelanjutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:20 WITA

Sat Brimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Pratama 2026, Cetak Bintara Remaja Profesional dan Modern

Berita Terbaru