Wabup Sinjai Buka Pelatihan Fasilitator Perencana Anak: Anak Harus Jadi Agen Perubahan

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Sinjai Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Pelatihan Fasilitator Perencana Anak Kabupaten Sinjai yang diikuti oleh puluhan pelajar dari sembilan kecamatan, termasuk pengurus Forum Anak Masseddi Kabupaten Sinjai.

Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat peran anak dalam proses perencanaan pembangunan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, di Gedung Command Center, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, pada hari Selasa, (7/10/2025)

​Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari peningkatan kapasitas Forum Anak dalam rangka persiapan pelaksanaan perencanaan tahun 2026 dan sebagai persiapan menjelang pelaksanaan Musrenbang Anak Kabupaten.

“Tujuan pelatihan ini adalah bagaimana anak bisa menjadi agen perubahan dan bagaimana anak bisa menuju Indonesia Emas,” tegas Haerani Dahlan.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Teken MoU Investasi Rp334 Miliar untuk Pembangunan Pelabuhan Pasimarannu

Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan yang fokus pada isu anak ini. Ia juga menegaskan bahwa partisipasi anak merupakan amanah yang wajib dijamin oleh daerah.

“Berdasarkan amanah Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Partisipasi Anak melalui Forum Anak, negara menjamin pemenuhan hak anak untuk berpartisipasi dalam menyampaikan pandangan,” jelasnya.

​Mahyanto menerangkan bahwa partisipasi anak diartikan sebagai keterlibatan anak dalam pembangunan, mulai dari tahap pengusulan hingga pengawasan pembangunan yang harus berpihak pada kepentingan anak.

​Ia juga mengatakan bahwa Pemkab Sinjai memastikan komitmen ini diwujudkan dengan melibatkan Forum Anak dalam setiap tahapan pembangunan.

“Bentuk partisipasi anak selalu diwujudkan oleh Pemkab Sinjai, salah satunya pelibatan mereka dalam semua tahapan perencanaan, yakni Musrenbang tingkat Desa, Kelurahan hingga Musrenbang tingkat Kabupaten,” terang Wabup.

​Lebih lanjut, Wabup Mahyanto merinci bahwa bentuk partisipasi anak mencakup tiga model utama: konsultatif, kolaboratif, dan dipimpin oleh anak.

Peningkatan kapasitas melalui pelatihan ini diharapkan juga mampu membuat Forum Anak menjalankan perannya sebagai agen Pelopor dan Pelapor (2P) terkait isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah mereka.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Tegaskan Dukungan Pendidikan Pesantren, Hadiri Pembagian Ijazah Sanad di Darul Istiqamah

“Selamat mengikuti kegiatan. Semoga fasilitator perencana anak mampu mendukung program Kabupaten Layak Anak,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri, Wakapolres Sinjai Kompol Tamar, Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib, Kepala DP3AP2KB Januar Rauf dan Plt. Sekretaris Dinas Kominfo dan Persandian Ika Mayasari.

Penulis : Nurman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA