Tiga BUMD di Sulsel Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Pengembangan Komoditas Pertanian, Perikanan, dan Pertambangan

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Simpurusiang, menjalin kerja sama dengan dua BUMD milik Pemda Luwu Timur dan Bantaeng, masing-masing ialah PT Luwu Timur Gemilang (LTG) serta Perseroda Bantaeng Sinergi Cemerlang Bantaeng.

Kerja sama tersebut diperkuat dengan dilakukannya penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara dua BUMD milik Pemda Lutim dan Bantaeng, Senin (16/6/2025), di Meeting Room Cafe Sinrilik, Jalan Statistik, Tamalanrea, Makassar, usai Workshop Penyusunan Manajemen Risiko oleh Neural Teknologi Indonesia (NTI).

Kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka untuk menjajaki potensi bisnis pada sektor komoditi pertanian, perikanan, serta pertambangan. Penandatanganan MoU ini dilakukan masing-masing Direktur BUMD, yaitu Direktur Perumda Simpurusiang Bustani, Direktur PT Luwu Timur Gemilang Ikal AS, serta Direktur PT. Bantaeng Sinergi Cemerlang, M. Iqbal Noor.

Direktur Perumda Simpurusiang, Bustani, S.S., mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan ini adalah langkah awal untuk menjajaki potensi bisnis lintas daerah, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, utamanya sektor pertanian, perikanan, serta pertambangan.

“Ruang lingkup dari kerja sama yang kita bangun bersama Kabupaten Luwu Timur dan Bantaeng adalah melaksanakan kerja sama di sektor Pertanian, Perikanan, dan Pertambangan, lebih spesifik lagi ruang lingkup terkonsentrasi pada komoditas kopi, beras, dan pasir. Namun, tidak menutup kemungkinan pada komoditas laing yang menguntungkan kedua pihak,” jelasnya.

Baca Juga :  AHB Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Kades Mattirowalie

Dikatakannya bahwa kerja sama yang terbangun ini merupakan langkah awal untuk melakukan kerja sama yang lebih konkret, sehingga kerja sama yang ada ini tidak hanya sebatas perjanjian di atas kertas saja, tanpa adanya tindak lanjut yang lebih teknis lagi.

“Ini adalah langkah awal dari kolaborasi, sinergi, dan kerja sama antardaerah, khususnya antar-BUMD di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak pembangunan di daerah masing-masing,” pungkas Bustani, yang didampingi Dewan Pengawas Perumda Simpurusian, Ghazali Nur. (*/ksr)

Berita Terkait

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos
39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel
Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten
Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut
Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pemberangkatan Operasi Amole 2026, Puluhan Personel Brimob Siap Tugas ke Papua Tengah
Wabup Bone Hadiri Paripurna HUT Wajo ke-627, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Daerah
Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Peningkatan PAD

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:39 WITA

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos

Sabtu, 11 April 2026 - 16:32 WITA

39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel

Sabtu, 11 April 2026 - 16:03 WITA

Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten

Sabtu, 11 April 2026 - 15:59 WITA

Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut

Jumat, 10 April 2026 - 13:38 WITA

Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar

Berita Terbaru