RSUD Sinjai Diprioritaskan Jadi Zona Integritas, Bupati Ratnawati: Bukan Sekadar Rutinitas

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 00:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai mengikuti evaluasi wawancara penilaian Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (20/08/2025).

Proses evaluasi berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom dari Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai. Hadir langsung Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, didampingi Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa.

Hadir pula Asisten Administrasi Umum Andi Ariany Djalil, Inspektur Inspektorat Andi Adeha Syamsuri, Kadis Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik, Kabag Organisasi Andi Sompa, serta jajaran RSUD Sinjai.

Baca Juga :  Manusia-Manusia Jam Lima Sore

Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, memaparkan pembangunan ZI di rumah sakit yang dipimpinnya. Pemaparan ia lakukan selama 30 menit di hadapan tim evaluator.

Dalam pemaparannya, Kahar Anies menjelaskan berbagai isu dan kelemahan layanan telah diidentifikasi, kemudian dianalisis risiko dan dampaknya untuk diselesaikan melalui enam area perubahan.

“Area tersebut mencakup manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen aparatur, penguatan akuntabilitas, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap dr. Kahar Anies dalam pemaparannya yang berlangsung selama 30 menit.

Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menegaskan bahwa upaya menuju WBK bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.

Baca Juga :  Dekopinda Sinjai Audiensi dengan Bupati, Bahas Penguatan Peran Koperasi dan Rencana Talkshow

“Zona integritas bukan hanya program, tetapi usaha membangun nilai kejujuran, transparansi, dan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat. Kami berharap ada masukan dari tim evaluator demi perbaikan, sekaligus dukungan penuh dari seluruh jajaran untuk mewujudkan RSUD Sinjai sebagai Wilayah Bebas Korupsi,” tegas Bupati.

Bupati Ratnawati menambahkan, pemerintah daerah menjadikan RSUD Sinjai sebagai prioritas dalam mewujudkan zona integritas, dengan harapan pelayanan publik semakin baik dan berlandaskan nilai integritas. (Nurman)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA