Pria di Sampang Jadi Korban Penganiayaan Berat di SPBU Camplong, Polisi Buru Pelaku

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, TRISAKTINEWS.COM — Aksi penganiayaan berat kembali mengguncang wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Seorang pria bernama Hairuddin (29), warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talelah, menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan secara bersama-sama dan direncanakan terlebih dahulu oleh sejumlah pelaku berinisial M dkk.

Peristiwa berdarah itu terjadi di SPBU 5469206 Camplong, Jl. Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut keterangan awal, korban diserang dengan senjata tajam jenis clurit hingga mengalami luka robek di bagian kepala belakang, kedua lengan, dan punggung tangan kanan.

Baca Juga :  Ngabuburit Sehat, Warga LDII Wonocolo Gelar Latihan Silat Bersama PERSINAS ASAD

Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sampang untuk mendapatkan perawatan medis, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu kaos biru kombinasi merah dan satu celana jeans biru yang terdapat bercak darah.

Kasus ini kini dalam proses penyidikan dengan sangkaan Pasal 353 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 351 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, tentang penganiayaan berat yang dilakukan secara bersama-sama dan berencana.

Baca Juga :  Wabup Sinjai Lepas Atlet ISSI dan Judo ke Ajang Pra Porprov XVIII Sulsel

Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan berat di wilayah Camplong, untuk pelaku masih belum diamankan, saat ini masih dalam proses lidik,” ujar AKP Eko, Senin (20/10/2025).

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif dan mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dramatis! Palakka FC Juara Bone Beramal Cup 2026 Usai Libas Lamuru Lewat Adu Penalti
REKAM JEJAK DIGITAL: Eks Presma UHO dan Ketua KNPI Sultra Diduga Terlibat Pelecehan Seksual Elektronik terhadap Perempuan
Kepala Sekolah Mulyadi Bawa SMPN 3 Barebbo Raih Penghargaan Inovasi Daerah
Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali
Menghukum Kebenaran: Ironi Cerdas Cermat di Bawah “Pilar” yang Rapuh
Dari Kertas ke Digital, SD Inpres 5/81 Kading Hadirkan Sistem Ujian Modern
PMI Bone dan PMI Sulsel Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di 6 Kelurahan
Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Imbauan BPBD Bone Untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:23 WITA

Dramatis! Palakka FC Juara Bone Beramal Cup 2026 Usai Libas Lamuru Lewat Adu Penalti

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:55 WITA

REKAM JEJAK DIGITAL: Eks Presma UHO dan Ketua KNPI Sultra Diduga Terlibat Pelecehan Seksual Elektronik terhadap Perempuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:46 WITA

Kepala Sekolah Mulyadi Bawa SMPN 3 Barebbo Raih Penghargaan Inovasi Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:14 WITA

Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali

Senin, 11 Mei 2026 - 09:32 WITA

Dari Kertas ke Digital, SD Inpres 5/81 Kading Hadirkan Sistem Ujian Modern

Berita Terbaru

Opini

Sistem Penjajahan Modern Ala Industrial

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:09 WITA