Polres Bone Bongkar Arena Sabung Ayam di Ellue, Tegaskan Tak Ada Toleransi Untuk Judi

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 22:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Penindakan terhadap praktik perjudian terus digencarkan oleh jajaran Polres Bone. Pada Kamis, 31 Juli 2025, sekitar pukul 15.30 WITA, personel gabungan dari Polres Bone melaksanakan pembongkaran dan penutupan lokasi yang diduga digunakan sebagai arena judi sabung ayam, yang berlokasi di Ellue, Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Walannae, Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Kegiatan penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Nasrum dan melibatkan personel gabungan dari Unit Resmob Satreskrim, Unit Opsnal Sat Intelkam, serta Timsus Polsek Tanete Riattang. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Aiptu Tahir dan Aipda A. Ashar.

Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pembongkaran terhadap sarana dan prasarana yang diduga kuat digunakan dalam praktik judi sabung ayam. Di antaranya berupa arena sabung ayam, pagar pembatas, dan kandang ayam. Semua fasilitas tersebut dimusnahkan di tempat sebagai bentuk ketegasan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Baca Juga :  MTQ XXXV Kabupaten Bone Dibuka, Wabup Tekankan Pentingnya Nilai Qur’ani

Setelah pembongkaran, lokasi juga langsung dikosongkan dan disterilkan guna mencegah digunakan kembali untuk aktivitas yang melanggar hukum.

Seluruh rangkaian kegiatan pembongkaran berakhir pada pukul 15.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.

Sementara itu, di wilayah berbeda, tepatnya di Dusun Bunga Ejae, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, beredar kabar dugaan praktik serupa. Menanggapi hal ini, Kapolsek Tellu Limpoe, Iptu Muhammad Safri bersama personel langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Hasil pengecekan kami di lokasi menunjukkan bahwa tidak ditemukan aktivitas sabung ayam. Tempat yang diberitakan tersebut ternyata digunakan oleh warga sebagai lokasi penjemuran hasil pertanian, seperti daun nilam dan jagung,” jelas Kapolsek, Jumat 1 Agustus 2025.

Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.IK., M.Tr.Opsla, melalui Kasihumas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar menegaskan bahwa Polri tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apa pun.

Baca Juga :  Bupati Bone Tinjau Pembangunan Jalan Desa Selli, Tegaskan Kualitas dan Manfaat untuk Rakyat

“Kami tegaskan bahwa praktik perjudian, termasuk sabung ayam, merupakan tindakan melanggar hukum dan akan kami tindak secara tegas. Polres Bone akan terus melakukan pemantauan, penindakan, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif. Kami juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” ujar Iptu Rayendra.

Lebih lanjut, Kapolres Bone juga menyampaikan sikap tegas apabila ada aparat yang terlibat.

“Jika ditemukan adanya keterlibatan oknum, khususnya dari anggota Polri, dalam praktik perjudian, kami tidak akan segan-segan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum dan kode etik yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran hukum, siapa pun pelakunya,” tegas AKBP Sugeng Setio Budhi.

Polres Bone mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjauhi aktivitas perjudian, dan terus bersinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.(*/rls)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA