Pertamina Gandeng Brimob Polda Sulsel Gelar Pelatihan TPTKP dan Pengenalan Bom

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Sat Brimob Polda Sulsel menggelar Pelatihan TPTKP dan Pengenalan Handak/bom bagi security PT. Pertamina Training & Consulting TA 2024, Selasa (22/10/20024)

Gelaran yang berlangsung selama tiga hari, 22-24 Oktober 2024 ini dipusatkan di Aula Batalyon A Pelopor Jalan Sultan Alauddin No. 75 Makassar.

Pelatihan diikuti sebanyak 54 peserta yang terdiri dari 47 peserta berasal dari Sulsel, Sultra, Sulteng, Gorontalo dan Sulut, lalu 2 peserta dari Sorong serta 5 peserta dari Kaltim.

Narasumber / Instruktur yang terlibat sebanyak 5 personel yang merupakan personel Den Gegana Sat Brimob Polda Sulsel

Baca Juga :  Apel Perdana Bersama Brimob, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Sampaikan Pesan Khusus untuk Pasukan Elite Polri

Pelatihan TPTKP dan Pengenalan Handak/bom bagi security PT. Pertamina Training & Consulting TA 2024 dibuka langsung Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K., M.Han. didampingi Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Heru Novianto, S.I.K., M.Han. dalam arahannya saat membuka pelatihan menyampaikan, peserta harus bangga dapat mengikuti pelatihan ini.

Baca Juga :  Wabup Sinjai Paparkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Hadapan Tim Penilai Provinsi Sulsel

” Tidak semua orang bisa mengikuti dan memperoleh pengetahuan tentang TPTKP bom,” sebut Dansat Brimob Polda Sulsel.

Dansat melanjutkan, security adalah sebagai mitra Polri khususnya Unit Jibom dalam hal deteksi/scanning awal jika terjadi teror bom, yang terjadi di wilayah kerja masing-masing.

“Selamat mengikuti pelatihan, manfaatkan semaksimal mungkin waktu pelatihan yang singkat ini sebagai bekal pengetahuan nantinya dalam penanganan awal teror bom jika terjadi di wilayah kerja masing-masing,” kunci Dansat. (*/Sugi)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA