Paslon BerAmal Tutup Lomba Balap Motor Gabah Di Padangloang, Andi Asman : Ini Harus Kita Jaga

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 11:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Lomba balap motor ojek gabah yang digelar oleh warga Desa Padangloang, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, resmi ditutup oleh Calon Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Kedatangan Calon Bupati Bone nomor urut 3 ini di Sirkuit Padangloang langsung disambut ribuan penonton dengan teriakan BerAmal yang merupakan singkatan kata dari pasangan calon bupati dan wakil bupati Bone, Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin (BerAmal) pada Pilkada Bone 2024.

Tak hanya itu, mantan Kadis Pertanian Bone ini juga menyempatkan diri untuk bersalaman hingga sesi foto dengan warga yang hadir di acara tersebut.

Baca Juga :  Komunitas Rumah Baca RUMI Menitipkan Harapan Besar Bagi Pengembangan Literasi di Kabupaten Bone

Adik dari Menteri Pertanian ini sangat mendukung program lomba balap motor yang digelar oleh petani pasca panen.

“Ini harus kita jaga bersama, karena kenapa pesta rakyat ini merupakan ajang silaturahmi, dan termasuk hiburan masyarakat petani di pasca panen dan itu harus kita dukung,” tegasnya.

Ia juga berharap bahwa kegiatan ini dapat terus dilanjutkan sebagai ajang persahabatan dan ruang bagi pecinta otomotif.

Baca Juga :  Bone Borong 15 Penghargaan Adiwiyata 2025, Bukti Komitmen Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan

“Ini adalah bentuk pesta rakyat yang perlu dilestarikan dan kami siap berkontribusi untuk kegiatan positif seperti ini, baik untuk pecinta otomotif maupun hiburan masyarakat,” ujarnya.

Pada lomba balap motor tersebut, Taufik HR yang merupakan pembalap asal Lapeccang Desa Awo Kecamatan Cina ini sukses mengumpulkan 115 poin dan berhasil keluar sebagai juara umum.

Pembalap motor bernomor start 105 ini turun memperkuat Konda Pumas Awo Lapeccang Parippung BerAmal. (*)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA