Paskibraka Sinjai Sukses Kibarkan Merah Putih, Siswi SMA 13 Jadi Pembawa Baki

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sinjai Sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih, pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI, di Alun-Alun Lapangan Sinjai Bersatu, Minggu (17/8/2025) Pagi.

Keberhasilan pengibaran ini tidak lepas dari peran Pembawa Baki, Perempuan cantik asal Dusun Manimpahoi, Kecamatan Sinjai Tengah.

Adalah A. Nurul Tazzila Askiah, Siswi pilihan dari UPT SMA Negeri 13 Sinjai.

Saat di wawancarai media, Nurul yang bercita-cita menjadi bagian dari IPDN ini menuturkan rasa haru sekaligus bangganya, sebab berhasil menunaikan tugas mulianya dalam momentum bersejarah tahun ini.

Baca Juga :  SDIT Rabbani Bone Gelar "Merdeka Ceria" Sambut HUT RI ke-80

Ia tak pernah menyangka, akan menjadi bagian penting dari momen sakral detik-detik proklamasi kemerdekaan RI yang dilaksanakan ditingkat Kabupaten Sinjai.

“Alhamdulillah penaikan bendera merah putih sukses kami dilaksanakan meskipun ada rasa was-was. Terima kasih untuk segenap pihak termasuk orang tua, para pelatih, kerabat dan juga masyarakat yang mendoakan kami,”ungkap Nurul dengan penuh haru.

Baca Juga :  Wabup Bone Hadiri Penanaman Jagung Serentak: Sinergi Polri dan Pemda Dukung Ketahanan Pangan

Selain Nurul, pengibaran bendera juga tidak lepas atas ketelatenan Pengerek dan Pembentang.

Untuk pengerek pada pengibaran bendera merah putih dibawakan Mumtazzaki dan Muh. Fiqri, sementara Pembentang adalah Achwal Resky Hamjan.

Masing-masing mereka adalah Siswa MA Mursyidut Thullab Lembanna Sinjai Barat, SMAN 3 Sinjai, dan SMAN 1 Sinjai.

Mereka ini adalah Siswa-Siswi pilihan dan kebanggaan daerah. Mereka terpilih bukan hanya karena postur dan parasnya yang proporsional, namun memiliki semangat nasionalisme dan bela negara. (Nurman)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA