Marak Tambang Ilegal, Pemuda Peduli Hukum Gelar Aksi Demonstrasi di Polresta Gowa

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA, TRISAKTINEWS.COM – Puluhan massa yang tergabung dalam Pemuda Peduli Hukum (PPH) mendatangi Polresta Gowa pada Senin (3/8) untuk mendesak penindakan tegas terhadap maraknya dugaan aktivitas pertambangan galian C ilegal di wilayah Kabupaten Gowa.

Jenderal Lapangan PPH, Carly, menegaskan bahwa pembiaran terhadap tambang tanpa izin tidak hanya merusak ekosistem lingkungan, tetapi juga merugikan negara dan mengikis kepercayaan publik terhadap penegak hukum.

“Kerusakan lingkungan adalah ancaman masa depan. Aparat penegak hukum wajib bertindak profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih,”ujar Carly dalam orasinya.

Baca Juga :  IAI Rawa Aopa Hadir di Konawe Selatan, Kampus Islam Pertama di Pelosok Diresmikan Bupati

Carly menilai bahwa pembiaran terhadap dugaan praktik pertambangan ilegal dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak aparat untuk melakukan penyelidikan menyeluruh sesuai ketentuan perundang-undangan jika ditemukan bukti pelanggaran.

​Dalam aksi tersebut, Pemuda Peduli Hukum menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta aparat mengusut dugaan pertambangan ilegal, menghentikan kegiatan yang tidak berizin, menyita alat berat yang terlibat tindak pidana sesuai prosedur, serta mengevaluasi dugaan pembiaran oleh oknum berwenang.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Jalan Santai HJB ke-695, Wabup Bone: “Boneku, Bone Ta, Bone Kita Semua”

​Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Pemuda Peduli Hukum menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum dan mendorong transparansi penanganan dugaan pelanggaran di sektor pertambangan.

​Menurut Carly, perjuangan ini bukan hanya soal penindakan hukum, melainkan juga upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara legal.

​”Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kepastian hukum. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik yang diduga merusak lingkungan dan mengabaikan aturan,” tutup Carly.

Penulis : admin redaksi

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Hari Ulang Tahun ke-17, Paskibraka Sri Nuralya Dapat Kejutan Haru di Hari Kemerdekaan
Mengukir Mimpi: Kisah Naura Melia Putri Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Bone
13 Lorong Brimob Adu Kreativitas, Kapolda Sulsel Turun Langsung Menilai
KKN Unhas Tinggalkan Jejak Digital di Boribellaya
Turnamen Domino Beramal Cellu Cup I Pecahkan Rekor 128 Slot, Hadiah Rp10 Juta
Warung Az Zahra 2 Resmi Hadir di Sinjai, Coto dan Konro Sapi Lokal Jadi Jagoan
Sempat Jadi Sorotan, BEM UNIASMAN Akui Ada Kekurangan Komunikasi: Begini Sikap Terbarunya
Bukan Sekadar Tilang, Satlantas Bone Sosialisasikan TAR untuk Pantau Perilaku Pengendara

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:20 WITA

Hari Ulang Tahun ke-17, Paskibraka Sri Nuralya Dapat Kejutan Haru di Hari Kemerdekaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:19 WITA

Mengukir Mimpi: Kisah Naura Melia Putri Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Bone

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:01 WITA

13 Lorong Brimob Adu Kreativitas, Kapolda Sulsel Turun Langsung Menilai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:55 WITA

KKN Unhas Tinggalkan Jejak Digital di Boribellaya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:13 WITA

Turnamen Domino Beramal Cellu Cup I Pecahkan Rekor 128 Slot, Hadiah Rp10 Juta

Berita Terbaru

Daerah

KKN Unhas Tinggalkan Jejak Digital di Boribellaya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:55 WITA