Koperasi Merah Putih Tuntas Dibentuk di Seluruh Desa dan Kelurahan Bulukumba

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULUKUMBA, TRISAKTINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memfasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja.

Sebanyak 109 desa dan 27 kelurahan kini telah menyelesaikan proses pembentukan koperasi tersebut melalui Musyawarah Desa dan Kelurahan yang digelar secara bertahap. Tahapan ini secara resmi rampung hingga 23 Mei 2025.

“Proses pembentukan Koperasi Merah Putih telah rampung sepenuhnya. Ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui koperasi sebagai instrumen pemberdayaan di tingkat desa,” ungkap Kabid Humas Diskominfo Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga :  Sinjai Sambut Peluncuran Nasional Koperasi Merah Putih, Bupati: Pilar Kuat Ekonomi Kerakyatan

Pasca pembentukan, tahap berikutnya adalah proses legalisasi koperasi melalui penerbitan dokumen Administrasi Hukum Umum (AHU) oleh notaris. Saat ini, desa-desa di seluruh Bulukumba sedang dalam tahap pengumpulan dan penyempurnaan berkas administrasi masing-masing.

“Saat ini sudah ada 16 desa yang berhasil menerbitkan dokumen AHU pembentukan koperasinya. Beberapa desa lainnya tengah menyelesaikan perbaikan berkas dan menunggu proses finalisasi dari notaris,” tambahnya.

Baca Juga :  Waketum KADIN Sulsel Dorong Pembangunan Maritime Estate Bulukumba Jadi Pusat Ekonomi Maritim Kawasan Timur

Pemerintah Kabupaten Bulukumba optimistis seluruh koperasi yang telah terbentuk akan segera memiliki legalitas resmi. Legalitas ini penting sebagai dasar dalam menjalankan operasional koperasi serta mengakses berbagai program pemberdayaan dan pendanaan, baik dari pemerintah maupun sumber lainnya.

Kehadiran Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja lokal secara berkelanjutan.(*/rls)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA