Jelang Pleno DPSHP Tingkat PPS dan PPK, Bawaslu Bone Gelar Rakor Bersama Panwascam

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Sebagai langkah persiapan dalam melakukan pengawasan pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat PPS dan PPK, Bawaslu Bone adakan pertemuan bersama Panwascam se-Kabupaten Bone (4/9/2024).

Muhammad Aris Koordiv. Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Bone selaku Penanggungjawab Tim Fasilitasi (Timfas) Pengawasan menginisasi pertemuan bersama Panwascam agar dalam pengawasan dipastikan tidak ada lagi masyarakat yang tidak terakomodir hak pilihnya.

Baca Juga :  Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel Tekankan Netralitas dan Integritas

“Jadi kita menyusun strategi – strategi pengawasan dalam pleno DPSHP tingkat PPS dan PPK ini. Harus dipastikan bahwa dalam penetapannya, masyarakat yang memiliki hak pilih namun belum terdaftar dalam DPS kemarin diakomodir dalam DPSHP besok” jelasnya

Dipertemuan yang sama, Alwi Ketua Bawaslu Bone menegaskan agar Panwaslu Kecamatan memaksimalkan pengawasan berdasarkan rekomendasi Bawaslu Kabupaten Bone pada saat pleno tingkat Kabupaten kemarin.

“Panwascam harus memaksimalkan pengawasan tentang pemilih ganda hasil rekomendasi Bawaslu Kabupaten Bone pada saat pleno tingkat Kabupaten kemarin dan mempertanyakan apakah ada data baru yang di kirim oleh KPU ke PPS pasca penetapan DPS tingkat Kabupaten” tegasnya.

Baca Juga :  Personel Sat Narkoba Polres Bone Amankan 3 Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Dua Lokasi

Sub tahapan Pleno Rekapitulasi DPSHP tingkat PPS berlangsung 5-7 September 2024, Rekapitulasi DPSHP tingkat PPK berlangsung 9-11 September 2024, dan Rekapitulasi dan Penetapan DPT Kabupaten/Kota 14-21 September 2024. (*/It)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA