Jangkar Sibulue Solid Menangkan Paslon “BerAmal” di Pilkada Bone

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Usai hadiri silaturahmi dengan warga Kelurahan Pallette, calon wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin didampingi anggota DPRD Bone, Andi Nur Jaya dari PKS, Andi Indra Jaya dari Partai Demokrat dan Usman dari partai Perindo Bone, temui warga Desa Maroanging Kecamatan Sibulue, Senin (7/10/24).

Diinisiasi oleh Imran Ramli, tokoh masyarakat setempat, paslon nomor urut 3, BerAmal, bertemu ratusan warga yang merupakan Jaringan Keluarga (Jangkar). Jaringan keluarga ini terbentuk sampai ke desa-desa hingga lingkungan yang ada di Sibulue dan solid untuk memenangkan paslon Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin. Di Sibulue, Andi Akmal melihat peluang untuk menjadikan wilayah itu kawasan industri.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Bone Soroti Pungutan Latihan di Stadion: Minta Digratiskan Demi Pembinaan Atlet Daerah

“Sibulue bisa menjadi Kawasan Industri Bone untuk menyanggah perekonomian daerah,” kata Akmal.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Kepala Jasa Raharja Sinjai Temui Wabup Andi Mahyanto Bahas Keselamatan dan Layanan Kecelakaan Lalu Lintas

Fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta sektor pertanian, BerAmal juga merencanakan program baju sekolah SD dan SMP gratis ketika terpilih nanti jadi Bupati dan wakil Bupati Bone.

BerAmal akan mensinergikan anggaran mulai dari kabupaten, provinsi sampai pusat, karena anggaran Kabupaten Bone selama ini masih sedikit sehingga pembangunan tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. (*/Ilh)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA