HMI Bone “Mati Suri”? Komisariat UPP PGSD Guncang Internal, Desak Kepengurusan Segera Berbenah

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Di tengah harapan besar terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan, kabar kurang menggembirakan datang dari internal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone.

HMI Komisariat UPP PGSD Bone secara terbuka menyampaikan pernyataan sikap atas kondisi organisasi yang dinilai mengalami stagnasi serius.

Bukan sekadar kritik biasa, pernyataan ini menjadi penanda bahwa ada persoalan mendasar dalam tata kelola organisasi. Ketika sebuah organisasi kader seperti HMI kehilangan dinamika geraknya, maka yang dipertaruhkan bukan hanya program kerja, tetapi juga arah perjuangan dan kualitas kader yang akan dilahirkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam realitas yang disorot, ketidakaktifan pengurus serta mandeknya roda organisasi menjadi indikator bahwa kepemimpinan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Padahal, dalam kerangka nilai yang dipegang HMI, kepemimpinan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang menuntut kerja nyata, konsistensi, dan tanggung jawab moral.

Ketua Umum HMI Komisariat UPP PGSD Bone, Muhammad Fikri Arfah, menegaskan bahwa organisasi tidak boleh dibiarkan berada dalam kondisi pasif.

Baca Juga :  Diduga Bungkam Media, Profesionalisme Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dipertanyakan

“Ketika organisasi berhenti bergerak, di situlah awal kemunduran dimulai. HMI harus tetap hidup sebagai ruang kaderisasi dan perjuangan, bukan sekadar nama tanpa aktivitas,” ujarnya.

Pernyataan sikap ini juga mengandung dorongan kuat agar dilakukan langkah konkret untuk menghidupkan kembali organisasi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya evaluasi struktural secara menyeluruh jika tidak terjadi perubahan signifikan dalam waktu yang wajar.

Sekretaris Umum, Muh. Zubair Ahmad, menambahkan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk tanggung jawab kader dalam menjaga marwah organisasi.

“Ini bukan soal menyerang, tetapi mengingatkan. Organisasi ini terlalu besar untuk dibiarkan kehilangan arah,” tegasnya.

Fenomena ini menjadi refleksi penting bahwa krisis dalam organisasi mahasiswa seringkali bukan disebabkan oleh kurangnya potensi kader, melainkan lemahnya konsistensi dalam menjalankan amanah. Ketika pengurus tidak lagi aktif, maka yang terjadi adalah kekosongan gerakan—dan dalam kekosongan itulah kepercayaan perlahan runtuh.

Baca Juga :  Kordiv PP Datin Bawaslu Bone Jadi Narasumber Pada Dialog Demokrasi, Nur Alim : Jika Ada Dugaan Pelanggaran Laporkan Ke Bawaslu

Jika kondisi ini terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang, terutama pada melemahnya proses kaderisasi. Padahal, kaderisasi adalah jantung dari keberlangsungan organisasi.

Momentum ini seharusnya menjadi titik balik. HMI, sebagai organisasi yang lahir dari semangat keislaman dan keindonesiaan, dituntut untuk selalu relevan, aktif, dan responsif terhadap dinamika zaman.

Lebih dari sekadar organisasi, HMI adalah ruang pembentukan karakter, tempat lahirnya gagasan, dan wadah pengabdian. Maka ketika ruang itu mulai sepi dari gerakan, yang hilang bukan hanya aktivitas, tetapi juga harapan.

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana HMI Cabang Bone merespons kritik ini. Apakah akan menjadi awal kebangkitan, atau justru memperpanjang stagnasi yang ada.

Sejarah selalu mencatat:
organisasi yang besar bukan yang tanpa masalah, tetapi yang berani berbenah.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Bupati Bone Wacanakan WFH Setiap Rabu untuk ASN, Tekan Konsumsi BBM
Dansat Brimob Polda Sulsel Lepas Delapan Atlet Inkanas Ke Seleknas Jakarta, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Alumni Uniasman Andi Lulu Isvany Raih Predikat Lulusan Berprestasi Doktor Ilmu Hukum UMI
Wabup Bone Hadiri Panen Perdana Ikan Nila di Cempaniga, Resmikan Wisata Mancing Tiro Bulu
Wabup Bone Lepas 387 CJH Kloter Perdana 2026, Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah
IBK NITRO dan IAIN Rawa Aopa Gelar Webinar Internasional, Perkuat Profil Akademik Menuju ICon-FiBank 2026
Dari Dua Jadi Lima, Aksi Gowes Kabag Ops Brimob Sulsel ke Kantor Mulai Menginspirasi Personel
Diduga Keracunan dan Temuan Ulat di Makanan MBG, Pengawasan Program Disorot

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:04 WITA

Bupati Bone Wacanakan WFH Setiap Rabu untuk ASN, Tekan Konsumsi BBM

Jumat, 24 April 2026 - 15:57 WITA

Dansat Brimob Polda Sulsel Lepas Delapan Atlet Inkanas Ke Seleknas Jakarta, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 20:34 WITA

Alumni Uniasman Andi Lulu Isvany Raih Predikat Lulusan Berprestasi Doktor Ilmu Hukum UMI

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WITA

Wabup Bone Hadiri Panen Perdana Ikan Nila di Cempaniga, Resmikan Wisata Mancing Tiro Bulu

Rabu, 22 April 2026 - 11:43 WITA

Wabup Bone Lepas 387 CJH Kloter Perdana 2026, Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

Berita Terbaru