Fokus Menangkan BerAMAL, Yasir Mahmud Ingatkan Kader Gerindra Ikuti Perintah Partai

- Jurnalis

Jumat, 27 September 2024 - 20:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Memasuki hari ke-3 kampanye paslon Bupati dan wakil Bupati Bone periode 2024-2029, anggota DRPD Provinsi, Yasir Mahmud , gelar konferensi pers di Cafe Magaya, Jumat (27/9/24), siang.

Sebagai Ketua Tim Pemenangan BerAmal, Yasir mengingatkan kader-kader Gerindra untuk fokus memenangkan paslon nomor 3, Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin dengan tagline BerAmal. Yasir juga menyebut nama Andi Tenri Abeng, putri Cabup Bone, Andi Islamuddin, yang diberi amanah untuk jadi juru kampanye Gerindra.

Baca Juga :  Bawaslu Bone Awasi Melekat Logistik Pemilihan Serentak Di KPU Bone

“Tenri Abeng kan Gerindra, otomatis harus kampanyekan BerAmal karena ini perintah partai,” kata Yasir.

Sebagai partai pengusung dan peraih kursi terbanyak di Pileg kemarin, Gerindra tentu saja akan memanfaatkan semua kadernya mendulang suara di Pilkada, 27 November mendatang. Ketua DPC Gerindra, Ahmad Zainuddin, menegaskan jika ada kader yang tak bekerja untuk menangkan BerAmal, akan diberi sanksi.

“Jika terjadi ada kader yang tidak menjalankan apa yang jadi keinginan partai, maka tugas DPC memberikan teguran dan menyampaikan itu ke tingkat yang lebih tinggi. Kalau sanksi terberat, ya pasti pemecatan,” tegas Ahmad.

Baca Juga :  Sat Brimob Sulsel dan UIN Alauddin Jalin Sinergi Melalui Program Magang Mahasiswa

Selain partai Gerindra, paslon nomor 3 BerAmal juga diusung oleh partai Nasdem, PAN, PKS, Demokrat, Perindo, PSI, dan PBB Gelora. Melalui hasil survei (Indeks Politica Indonesia (IPI), paslon BerAmal menempati posisi tertinggi peraih suara terbanyak di Kabupaten Bone. (*/Ilh)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA