Festival Tunas Bahasa Ibu Digelar di Patimpeng, Dorong Pelajar Lestarikan Bahasa Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Dalam upaya melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Patimpeng menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kecamatan. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti oleh 13 sekolah dasar se-Kecamatan Patimpeng.

Festival tersebut menampilkan berbagai cabang lomba, antara lain Pidato Bahasa Bugis, Cerpen, Mendongeng, dan “Stand Up Comedy” dalam Bahasa Bugis. Para peserta yang tampil merupakan siswa-siswi terpilih yang telah disiapkan oleh masing-masing sekolah untuk menampilkan kemampuan berbahasa daerah dengan penuh percaya diri.

Ketua K3S Patimpeng, Andi Asikin, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa tujuan utama dari festival ini adalah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah, khususnya Bahasa Bugis sebagai bahasa ibu masyarakat setempat.

Baca Juga :  Andi Akmal Bangga Bone Raih Penghargaan Presiden Prabowo sebagai Penghasil Beras Nasional saat Safari Ramadan di Bengo

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kita dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah agar tidak punah di tengah kemajuan zaman,” ujar Andi Asikin dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Bahasa Ibu adalah identitas dan kekayaan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para pelajar semakin bangga menggunakan Bahasa Bugis dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga :  KKG Gugus 3 Lappariaja Gelar Pengimbasan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Selain menjadi ajang pelestarian bahasa, Festival Tunas Bahasa Ibu juga menjadi wadah pengembangan potensi dan kreativitas siswa di bidang sastra dan seni berbahasa.

Acara yang berlangsung penuh antusias tersebut turut dihadiri oleh para kepala sekolah, guru pendamping, dan orang tua siswa yang memberikan dukungan penuh kepada peserta.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan K3S Patimpeng dalam memperkuat komitmen pendidikan berbasis budaya lokal di Kabupaten Bone.

Penulis : Iwan

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA