Dukung UMKM Desa, Pejabat Bank Indonesia Kunjungi Sentra Batik Bunga Mawar Bulukumba

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULUKUMBA, TRISAKTINEWS.COM, – Sejak pagi, rumah produksi sederhana di Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale, tampak berbeda dari hari-hari biasanya.

Andi Mawar bersama anggota kelompok pembatik Bunga Mawar sudah berpakaian rapi.

Hari itu, tamu penting dijadwalkan berkunjung, pejabat Bank Indonesia.

Wajah Andi Mawar dan para ibu anggota kelompoknya tampak berseri-seri. Ada rasa gugup, tapi lebih banyak harap. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan langka untuk memperlihatkan potensi batik yang baru mereka rintis, namun telah tumbuh dengan penuh semangat.

“Produksi batik ini baru sekitar sebulan berjalan,” tutur Andi Mawar sambil sesekali mengelus kain-kain batik hasil produksinya, Kamis 15 Januari 2025.

Awal mula semuanya terjadi pada Desember 2025. Saat itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bulukumba yang dipimpin Andi Herfida Muchtar menghadirkan pembatik langsung dari Yogyakarta. Dari situlah Andi Mawar dan kelompoknya belajar dari nol mengenal kain, lilin, canting, hingga teknik mencetak motif.

Kini, hasilnya sudah mulai nampak. Puluhan kain batik telah diproduksi, mulai dari sarung hingga bahan kemeja. Coraknya khas Bulukumba, gambar perahu Pinisi yang gagah, nuansa adat Kajang yang sakral, tarian tradisional yang dinamis, hingga tagline We Love Bulukumba.

Baca Juga :  Disdukcapil Bulukumba Jemput Bola Perekaman KTP, Sudah Layani 264 ODGJ

Semua bahan memang masih didatangkan dari Yogyakarta mulai dari kain, cetakan motif, kuas batik, hingga tinta dan lilin. Namun ruh karyanya lahir dari Bulukumba, lahir dari tangan tangan perempuan Bulukumba.

“Untuk satu lembar kain ukuran dua kali satu meter, butuh waktu dua hari penuh menyelesaikan,” jelas Andi Mawar.

Meski demikian, semangatnya tak surut. Saat ini, sekitar 30 ibu-ibu produktif dari berbagai desa di Kecamatan Rilau Ale tergabung dalam Kelompok Membatik Bunga Mawar. Mereka bercita-cita memproduksi batik secara massal, sekaligus menjadikannya sumber penghasilan berkelanjutan.

Tak lama kemudian, rombongan Bank Indonesia Sulawesi Selatan tiba. Dipimpin Kepala Grup Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama A, bersama sejumlah jajaran, menyaksikan langsung proses produksi batik. Mulai dari menyiapkan kain, memanaskan lilin tinta, mencetak motif, hingga melihat kain-kain yang telah selesai.

Kunjungan itu memang singkat, tak sampai satu jam. Namun bagi Andi Mawar dan kelompoknya, maknanya jauh lebih besar karena menjadi motivasi dalam bekerja.

Baca Juga :  Etalase UMKM Resmi Dibuka, Wabup Edy Manaf Harap Jadi Penopang Daerah

Wahyu Purnama dalam diskusinya dengan para pembatik meminta untuk menambah corak lainnya sehingga lebih beragam. Ia berharap secara perlahan kelompok Batik Mawar ini lebih produktif.

“Tentu lebih awal corak harus lebih beragam lagi. Seiring dengan jumlah produksi yang meningkat pemasarannya tidak hanya di Bulukumba, tapi juga sudah keluar kabupaten,” pinta Wahyu Purnama.

Didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba, Kepala Caban Bank Sulselbar, perwakilan Dekranasda, serta TP-PKK Bulukumba, momen tersebut menjadi pengakuan bahwa usaha kecil dari desa pun layak mendapat perhatian.

Kepala Disdagrin Bulukumba, Alfian Mallihungan menyampaikan bahwa kedatangan Bank Indonesia bertujuan melihat langsung potensi pengembangan UMKM, khususnya pembatik di Bulukumba.

“Harapan kita, ke depan bisa terjalin kerja sama untuk mengembangkan batik Bulukumba agar semakin dikenal dan berdaya saing,” ujarnya.

Kunjungan ini petinggi Bank Indonesia ini menjadi motivasi tersendiri bagi para pembatik Bulukumba yang sebelumnya juga telah memproduksi kain atau sarung pantai. Dari Desa Topanda, Andi Mawar dan para ibu pembatik sedang menenun harapan, satu demi satu, pada setiap helai kain batik Bulukumba.(*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Demi Turnamen Aman dan Lancar, Kapolsek Bontocani Kawal Langsung Pertandingan Sepak Bola
Bupati Bone Sambangi Perkemahan Pramuka Ponre, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kemandirian
Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas
Wabup Andi Akmal Buka Lomba Senam Kreasi, 20 OPD Bone Tampil Penuh Semangat
Usai Kecelakaan Maut, Satlantas Bone Bergerak Cepat Pastikan Keluarga Korban Terima Santunan
Dorong Ketahanan Pangan dari Pekarangan, Mahasiswa KKN-T 116 Kenalkan Budikdamber di Bulucenrana
Melayat ke Rumah Duka Balita Korban Kecelakaan, Bupati Bone Sampaikan Duka Cita dan Beri Bantuan
Diduga Salah Sasaran, Bocah 8 Tahun Dianiaya Pria Dewasa Saat Hendak Mengaji di Bone
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Demi Turnamen Aman dan Lancar, Kapolsek Bontocani Kawal Langsung Pertandingan Sepak Bola

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:21 WITA

Bupati Bone Sambangi Perkemahan Pramuka Ponre, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kemandirian

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Wabup Andi Akmal Buka Lomba Senam Kreasi, 20 OPD Bone Tampil Penuh Semangat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:50 WITA

Usai Kecelakaan Maut, Satlantas Bone Bergerak Cepat Pastikan Keluarga Korban Terima Santunan

Berita Terbaru