Dua Kali Disomasi Tak Digubris, Kades Nogosari Dilaporkan ke Gubernur Jatim

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, TRISAKTINEWS.COM — Kasus dugaan penyalahgunaan jabatan kembali mencuat di Kabupaten Pasuruan. Kepala Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Sunariyah, dilaporkan oleh Kantor Hukum MAS atas tuduhan merugikan warga hingga ratusan juta rupiah.

Kuasa hukum korban, Muhammad Arif Sudariyanto, S.H., M.H., mengungkapkan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat somasi kepada Kades Nogosari. Namun, hingga kini tidak ada jawaban maupun klarifikasi yang diberikan.

“Sudah kami layangkan dua kali somasi, tapi tidak ada tanggapan. Kami menilai tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan,” ujar Arif kepada media Sabtu, (04/10/2025).

Baca Juga :  “Satu Jalan Perjuangan”: FPKS Rayakan Hari Pahlawan dan Warisan WS.Rendra di Surabaya

Arif menyebut kliennya, seorang warga Sidoarjo berinisial A, mengalami kerugian hingga Rp300 juta. Laporan aduan juga telah dikirimkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pasuruan serta Bupati Pasuruan agar mendapat perhatian serius.

“Harapan kami laporan ini bisa menjadi atensi agar ada sanksi hukum maupun administratif kepada oknum Kades tersebut,” tegasnya.

Karena laporan di tingkat kabupaten belum juga membuahkan hasil, Arif akhirnya melangkah lebih jauh dengan membawa kasus ini ke Kantor Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga :  Dukung Program Bupati, Herman Pantau Layanan KTP-El dan Usulkan Perluasan ke Daerah Terpencil

“Sudah dua kali kami sampaikan ke Kabupaten Pasuruan tanpa respons. Maka kami putuskan melaporkannya langsung ke Gubernur Jawa Timur,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik. Banyak pihak mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penyelidikan, demi mencegah kerugian masyarakat yang lebih besar dan menjaga integritas pemerintah desa.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone
HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih
SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone
Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air
HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:30 WITA

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23 WITA

HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:27 WITA

SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WITA

Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

Berita Terbaru