Dr.dr Andre Yulius Ungkapkan Kenangan Bersama Almarhum Adi Sutarwijono Selama Menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, TRISAKTINEWS.COM — Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2019–2024 dan 2024–2029, Dominikus Adi Sutarwijono, S.I.P, meninggal dunia pada hari Selasa 10 Februari 2026, sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, bersahaja, dan penuh dedikasi itu kini telah berpulang, meninggalkan jejak panjang pengabdian bagi pembangunan Kota Pahlawan.

Dalam wawancara eksklusif dengan awak media, Dr.dr Andre Yulius menuturkan bahwa wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan, tetapi juga bagi seluruh warga Surabaya.

“Kami sangat berduka atas kepergian beliau,almarhum adalah sosok pemimpin yang bekerja dengan hati dan mengabdikan hidupnya untuk kepentingan rakyat. Dedikasi dan integritasnya menjadi teladan bagi kami semua,” ungkap Dr.dr. Andre Yulius

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya, Dominikus dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia tidak hanya menjalankan fungsi legislatif, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan untuk mendengar kebutuhan warga.

Baca Juga :  Berikan Kepastian Hukum, Kapolrestabes Surabaya Pimpin Langsung Bazar Pengembalian Motor di Mapolrestabes

Dr.dr.Andre Yulius menilai kepemimpinan almarhum ditandai oleh komitmen kuat terhadap transparansi, dialog, dan kebersamaan. Berbagai kebijakan yang lahir di bawah kepemimpinannya dinilai membawa dampak positif bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat.

“Beliau selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Sikap rendah hati dan keterbukaannya membuat beliau dicintai masyarakat. Semangat pengabdiannya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda,” tambahnya.

Lebih lanjut,Dr. dr. Andre menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.

Wafatnya Dominikus Adi Sutarwijono meninggalkan kekosongan besar di panggung politik Surabaya. Banyak pihak mengenang almarhum sebagai jembatan aspirasi rakyat yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat tanpa sekat.

Baca Juga :  Ustadz Nafi Unnas Ajak Umat Jadi Pesyiar Baitullah Melalui Niaga, Ibadah, dan Dakwah

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai penjuru. Karangan bunga dan doa menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang pemimpin yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pelayanan publik

Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati kepada masyarakat adalah warisan paling berharga yang dapat ditinggalkan seorang pemimpin. Meski raga Dominikus Adi Sutarwijono telah tiada, nilai-nilai perjuangan, ketulusan, dan semangat melayani yang ia tanamkan diyakini akan terus hidup dalam perjalanan pembangunan Surabaya.

Bagi banyak orang, almarhum bukan sekadar pejabat publik, melainkan sosok sahabat rakyat yang kehadirannya selalu membawa harapan. Kini, Surabaya mengenangnya dengan doa dan rasa terima kasih atas dedikasi yang tak ternilai.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Korupsi Kejahatan Luar Biasa, Ahli Hukum: Tak Ada Ruang Kompromi bagi Saksi yang Mangkir
Jika Penetapan Cagar Budaya Terbukti Belum dicabut, Bangunan ex Asrama VOC Gresik Masuk Keadaan Darurat, Polres Gresik agar segera Proses Pidana.
Representasi Milenial, Mas Slamet Maju Pilkades Sawohan Siap Bawa Perubahan Inovatif untuk Desa Sawohan
Tersimpan Sejak 2025, 12 Karung Beras Bansos di Balai Desa Gedangrowo Diduga Raib
Putusan DPR RI dan MK Tegaskan Polri di Bawah Presiden, AMI: Langkah Konstitusional Jaga Stabilitas Nasional
Pinjam Mobil Berujung Laporan Polisi: Warga Pasuruan Tertipu Teman Sendiri
Bantah Isu Perdamaian, Kuasa Hukum BRN Desak Proses Hukum Pengeroyokan Sukorejo Tuntas
Peresmian Kantor Baru Dodik Firmansyah, S.H and Partners: Komitmen Pelayanan Hukum yang Lebih Baik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:20 WITA

Dr.dr Andre Yulius Ungkapkan Kenangan Bersama Almarhum Adi Sutarwijono Selama Menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:23 WITA

Korupsi Kejahatan Luar Biasa, Ahli Hukum: Tak Ada Ruang Kompromi bagi Saksi yang Mangkir

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:19 WITA

Jika Penetapan Cagar Budaya Terbukti Belum dicabut, Bangunan ex Asrama VOC Gresik Masuk Keadaan Darurat, Polres Gresik agar segera Proses Pidana.

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:15 WITA

Representasi Milenial, Mas Slamet Maju Pilkades Sawohan Siap Bawa Perubahan Inovatif untuk Desa Sawohan

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:31 WITA

Tersimpan Sejak 2025, 12 Karung Beras Bansos di Balai Desa Gedangrowo Diduga Raib

Berita Terbaru