Apel Ojol Kamtibmas Mappatabe, Ratusan Pengemudi Online Siap Jadi Mitra Strategis Polres Bone

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojek online, Polres Bone menggelar Apel Ojol Kamtibmas Polantas Mappatabe Satlantas Polres Bone pada Rabu pagi, 11 Februari 2026.

Dalam apel tersebut, para pengemudi Ojol turut menyampaikan deklarasi untuk menjaga ketertiban masyarakat. Mereka berkomitmen penuh mendukung dan bersinergi dengan Kepolisian agar Bone aman dan nyaman.

Siap menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas yang kondusif. Ojol kamtibmas akan mematuhi peraturan berlalu lintas untuk mendukung kamseltibcarlantas.

Mereka berkomitmen jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, jaga amanah dalam menjaga Bone, demi Bone yang aman, tertib dan bermartabat dan siap mendukung program pemerintah.

Sebagai bentuk kampanye edukasi keselamatan berkendara, dalam apel tersebut juga dilakukan pembagian helm gratis dan penyematan pin Polantas Mappatabe kepada perwakilan Komunitas Ojek Online.

Kegiatan ini menjadi inisiatif luar biasa dalam membangun kolaborasi bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bone.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satlantas Polres Bone Tindak Tegas Knalpot Brong di Watampone

Apel ini menegaskan bahwa para pengemudi ojol bukan hanya mitra ekonomi masyarakat, tetapi juga merupakan mata dan telinga di jalanan yang berperan penting dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Dalam arahannya, Kapolres Bone AKPB Sugeng Setio Budhi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengemudi Ojol (ojek online) atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“Rekan-rekan ojek online bukan hanya pejuang nafkah bagi keluarga, kalian adalah
element penting dari keamanan Kabupaten Bone,” jelasnya.

Personel Polri saat ini jumlahnya terbatas
namun dengan keberadaan rekan rekan yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan tersebar disetiap sudut jalan.

Setiap hari berada di lapangan, melihat situasi, bertemu banyak orang, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Posisi ini menjadikan rekan – rekan ojol
sensor keamanan yang paling efektif dan mitra strategis kamtibmas bagi kami.

“Apabila melihat gangguan Kamtibmas secara langsung, seperti kecelakaan lalulintas hingga melihat potensi kriminalitas,
saya mengajak seluruh rekan sekalian. Mari kita perkuat sinergitas, jangan sungkan untuk melapor, jangan takut memberi informasi,” sambungnya.

Baca Juga :  Saresehan Paskibraka 2025, Wabup Bone Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Kami dari Polres Bone berjanji untuk selalu hadir memberikan perlindungan jika rekan-rekan merasa tidak aman bekerja di jam rawan. Silahkan merapat ke Polsek atau pos Polisi terdekat.

Selain itu, Kapolres Bone juga mengingatkan pentingnya disiplin, keselamatan, dan ketertiban di jalan. Para pengemudi ojol diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Mari kita tunjukkan bahwa komunitas ojek online adalah pekerja profesional yang tertib lalu lintas, santun, dan peduli terhadap keselamatan. Ingat, keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab kita bersama.” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Apel Ojol Kamtibmas Mappatabe ini, Kapolres Bone berharap tercipta situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Bone, tutupnya. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA