Diduga Selundupkan Solar Subsidi, PT. SJE di Jember Didesak Diusut Tuntas

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, TRISAKTINEWS.COM — Upaya pemberantasan mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis solar, kembali menuai sorotan setelah sejumlah warga dan pengamat energi mencium adanya aktivitas mencurigakan dari mobil tangki bertuliskan PT. SJE dengan nomor polisi P-8973-UW. Truk tangki berkapasitas 24.000 liter itu diduga mengangkut solar subsidi secara ilegal dari Kabupaten Jember untuk diselundupkan ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pantauan awak media pada Kamis (25/9/2025) menunjukkan mobil tangki milik PT. SJE bebas melintas di jalur provinsi Jember–Lumajang. Jalur tersebut selama ini dikenal sebagai akses strategis yang kerap digunakan untuk praktik penyelundupan BBM ke kawasan industri tambang. Aktivitas mencurigakan ini disebut terjadi hampir setiap tiga hari sekali dalam sepekan terakhir.

Yang membuat publik geram, perusahaan tersebut diketahui dimiliki oleh seorang mantan tahanan Mabes Polri, H. Wakhit, sosok yang cukup dikenal di Kabupaten Pasuruan. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya “kebal hukum” meski Kapolda Jatim sebelumnya telah mengeluarkan perintah tegas untuk memberantas mafia BBM.

Baca Juga :  Kompolnas Lakukan Monitoring di Polda Jatim, Bahas Kasus Kerusuhan Demo Agustus 2025

Fenomena ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Aktivis energi dan antikorupsi mendesak aparat kepolisian, khususnya Polda Jatim, untuk menindak tegas tanpa pandang bulu. Mereka menilai aktivitas PT. SJE bukan kasus biasa, melainkan bagian dari jaringan terorganisir yang memanfaatkan celah hukum dan kedekatan dengan oknum aparat.

Modus yang digunakan, yakni memuat solar bersubsidi dari SPBU tertentu dengan dokumen manipulatif, kemudian mendistribusikannya ke lokasi industri tambang dengan harga non-subsidi. Meski pernah ada penangkapan, publik tidak mengetahui kelanjutan proses hukum terhadap sopir, kendaraan, maupun pemilik perusahaan.

“Setiap liter solar subsidi yang diselewengkan adalah hak rakyat kecil yang membutuhkan. Negara harus hadir, ini bukan sekadar pelanggaran, melainkan kejahatan terstruktur,” tegas Dyan Dwi Himawan, pimpinan redaksi salah satu media siber, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga :  Dugaan Pungli Dinas Pariwisata, AMB Lakukan Unjuk Rasa Di DPRD Bone

Sejumlah pihak mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri ikut turun tangan. Selain berpotensi melibatkan jaringan besar, penyelundupan BBM subsidi dinilai merugikan negara secara ekonomi sekaligus mencederai rasa keadilan sosial.

Kasus PT. SJE pun dianggap sebagai momentum uji integritas Kapolda Jatim dalam menuntaskan mafia BBM hingga ke akar-akarnya. Masyarakat menunggu, apakah instruksi keras Kapolda hanya sebatas seruan moral, atau benar-benar diwujudkan dengan pembongkaran jaringan mafia solar, termasuk jika ada keterlibatan orang dalam.

“Penegakan hukum tanpa pandang bulu adalah syarat mutlak untuk mengembalikan kepercayaan publik. Jika tidak, masyarakat akan semakin yakin bahwa mafia BBM memang dilindungi,” ujar seorang pemerhati energi di Jember.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ketum PPWI Tanggapi Tingkah Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Blokir Whatsaapp Wartawan
Diduga Bungkam Media, Profesionalisme Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dipertanyakan
Jeritan Nelayan Onepute: Limbah Nikel Cemari Sungai Laa, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun Drastis”
Mentan Andi Amran Sulaiman Jadi Narasumber Rakernas XVII APKASI, Tekankan Hilirisasi Pertanian dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi
Pastikan Warga Nyaman, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Cek Langsung Layanan Publik
Wakil Bupati Bone Hadiri Rakernas XVII APKASI di Batam, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah
67 Personel Brimob Polda Sulsel Jalani Misi Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Pangkep
DPC PJI Bojonegoro Matangkan Program Kerja 2026 Melalui Rapat Kerja di Kedungadem

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:38 WITA

Ketum PPWI Tanggapi Tingkah Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Blokir Whatsaapp Wartawan

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:04 WITA

Diduga Bungkam Media, Profesionalisme Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dipertanyakan

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:32 WITA

Jeritan Nelayan Onepute: Limbah Nikel Cemari Sungai Laa, Hasil Tangkapan Nelayan Menurun Drastis”

Senin, 19 Januari 2026 - 21:38 WITA

Mentan Andi Amran Sulaiman Jadi Narasumber Rakernas XVII APKASI, Tekankan Hilirisasi Pertanian dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Senin, 19 Januari 2026 - 16:00 WITA

Pastikan Warga Nyaman, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Cek Langsung Layanan Publik

Berita Terbaru