Diangkat dari Kisah Nyata, Film Eva Pendakian Terakhir Tayang 16 Januari 2025

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM – Film bergenre horor, drama emosional, dan budaya garapan Sutradara Dedy Merc dan diproduksi Citra Visual Sinema (CVS) dan Titah Entertainment berjudul Eva Pendakian Terakhir akan segera tayang perdana pada 16 Januari 2025 di bioskop tanah air.

Film Eva Pendakian Terakhir ini terinspirasi dari Kisah Nyata yang pernah terjadi di Sulawesi Selatan yang mengisahkan tentang Pendakian Gunung, namun berubah menjadi tragedi.

Kepada media di Makassar, Eksekutif Produser Film Eva Pendakian Terakhir, Anwar Mattawape menyampaikan bahwa film ini menggambarkan kumpulan kisah-kisah unik yang pernah dialami oleh para pendaki maupun pecinta alam bebas.

“Dalam film tersebut penonton akan mendapat kisah dari pengalaman para pendaki itu, dan saya sangat yakin penonton juga akan menemukan kisah yang pernah dialami di film ini,” ungkap Anwar Mattawape, Selasa 14 Januari 2025.

Baca Juga :  Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden: Jalan Perjuangan Baru atau Kooptasi Gerakan Buruh?

Dijelaskan pula bahwa film yang dibintangi sejumlah artis terkenal seperti Bulan Sutena, Kiesha Alvaro, Axel Matthew Thomas dan lainnya ini menawarkan pengalaman sinematik yang memikat.

Menurutnya, film ini juga bertujuan menyampaikan pesan tentang pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap budaya lokal.

“Kami ingin etik kultural. Hal-hal yang dianggap tabu sejatinya penting untuk menjaga ekosistem. Tujuannya agar kita tidak bertindak seenaknya,”bebernya.

Ia mencontohkan, orang haid dilarang mendaki. Ini penting sebab bau darah bisa mengundang binatang buas.

“Demikian pula kita tidak boleh kencing sembarangan. Selalu ada pesan penting di balik semua larangan itu,”pungkasnya.

Baca Juga :  Respons Cepat Pemkab Bone, Wabup Andi Akmal Kunjungi Korban Kebakaran di Bengo

Dirinya berharap, film ini tidak hanya menampilkan sisi hiburan, melainkan juga memberi pesan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan dan merawat budaya.

“Kami berharap film ini tidak hanya kuat di sisi hiburan, tetapi juga menjadi pintu untuk membuka kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, serta merawat budaya,”imbuhnya.

Terakhir, pria berdarah Bulukumba ini menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar nonton bareng di Makassar pada Kamis 16 Januari 2025 di Studio XXI Makassar.

“Kami akan menggelar nonton bareng di Makassar pada Kamis 16 Januari 2025. Kami juga akan menggelar talkshow sekaligus yang rencananya akan dihadiri oleh para pendaki, aktivis lingkungan, influencer, dan penggiat media sosial,” tandasnya. (*/Ril)

Berita Terkait

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan
UNIM Bone Makin Mendunia, Peminat Tembus 9 Provinsi hingga Afrika
Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Jumat, 4 September 2026 - 00:16 WITA

PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral

Kamis, 3 September 2026 - 21:46 WITA

Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah

Berita Terbaru