Bawaslu Bone Awasi Melekat Logistik Pemilihan Serentak Di KPU Bone

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Logistik Pemilihan Serentak 2024 telah tiba di KPU Bone, Sekitar pukul 19.45 Wita malam tadi Sabtu 12 Oktober 2024 , mmdi Kantor KPU Bone.

Terhadap penerimaan logistik tersebut, Bawaslu Bone melakukan pengawasan melekat untuk memastikan logistik yang diterima tepat spesifikasi, tepat jumlah, dan tepat kualitas.

Dr. Kamridah selaku penanggungjawab Tim Fasilitasi (Timfas) Pengawasan Logistik Bawaslu Bone menyampaikan bahwa terdapat beberapa jenis logistik yang diterima KPU.

Baca Juga :  Bukan Janji, Ini Bukti Beramal Peduli Nelayan dan Petani di Bone

“Sesuai dengan pengawasan yang dilakukan timfas Bawaslu Bone beberapa jenis logistik yang diterima antara lain sampul kubus untuk pemilihan bupati dan wakil bupati, sampul kubus untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, dan beberapa jenis formulir model C.Pendamping-KWK dan Pemberitahuan-KWK” jelasnya.

“Tentu kami akan terus memassifkan pengawasan kami agar logistik – logistik Pemilihan tahun 2024 yang diterima dipastikan berkesesuaian dengan juknis dan regulasi yang berlaku, karena tahapan logistik juga merupakan salah satu tahapan krusial pada Pemilihan tahun 2024 ini” tegasnya.

Baca Juga :  Tanggapi Hasil Survei Paslon BerAMAL Tertinggi Di Bone, Yasir : Kami Yakin BerAmal Pilihan Terbaik

Penerimaan logistik dihadiri oleh pihak KPU (Agussalim) serta pihak Bawaslu (Herawaty kharnhila). Penerimaan logistik selesai pada pukul 20.40 Wita dengan status diterima dalam keadaan aman dan lengkap. (*/It)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA