Balita 1,5 Tahun Dilaporkan Hilang di Pasuruan, Diduga Terperosok Gorong-gorong

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, TRISAKTINEWS.COM — Seorang anak balita berusia 1,5 tahun dilaporkan hilang di kawasan Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gang Manohara, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (3/1/2026). Hingga Sabtu malam, keberadaan korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama El Barra Zavian Mavendra, warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi saat wilayah Kota Pasuruan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Pasuruan, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB ketika korban berada di dalam rumah bersama ibunya. Sekitar pukul 16.30 WIB, ibu korban meninggalkan anaknya sejenak untuk mengambil makanan, dengan kondisi pintu rumah telah dikunci.

Baca Juga :  Uang dan Emas Ratusan Juta Digondol Maling, Resmob Polres Bone Bergerak Cepat

Namun, selang kurang lebih lima menit kemudian, ibu korban kembali ke dalam rumah dan mendapati anaknya sudah tidak berada di tempat. Salah satu pintu rumah diketahui dalam kondisi terbuka sedikit. Keluarga menduga korban kemungkinan terperosok ke dalam gorong-gorong di sekitar rumah yang aliran airnya mengarah ke Sungai Gembong.

“Kondisi saat itu sedang hujan. Hingga kini belum dapat dipastikan keberadaan korban dan masih dalam proses pencarian,” demikian keterangan dalam laporan Pusdalops PB BPBD Kota Pasuruan.

Baca Juga :  Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Pasuruan bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pencarian dengan berkoordinasi bersama keluarga korban, warga sekitar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Pencarian difokuskan di sekitar rumah korban, gorong-gorong, serta sepanjang aliran air menuju Sungai Gembong.

Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat kondisi cuaca yang masih diguyur hujan ringan hingga sedang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian apakah korban terjatuh ke dalam gorong-gorong atau terbawa arus sungai. BPBD Kota Pasuruan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru