Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyambut kunjungan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Bahsanuddin, dalam agenda silaturahmi dan penjajakan kerja sama antar daerah, di Kabupaten Bone, Rabu 4 Maret 2026.

Bahsanuddin disambut Andi Akmal di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Bone dengan didampingi Pj. Sekda serta beberapa Kepala Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Bone. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Bone yang tengah melaksanakan kunjungan kerja di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini tentu menjadi kehormatan bagi kami. Salam dari Bupati Bone yang saat ini sedang kunjungan kerja di Jakarta,” ujarnya.

Wabup Bone memaparkan secara singkat potensi daerahnya. Kabupaten Bone merupakan daerah terluas kedua di Sulawesi Selatan dan terpadat kedua setelah Makassar, dengan 27 kecamatan dan 328 desa dan 44 kelurahan serta APBD sebesar Rp2,9 triliun.

Ia menjelaskan, sekitar 70 persen masyarakat Bone bermata pencaharian di sektor pertanian dengan luas lahan mencapai 160 ribu hektare. Selain padi, komoditas jagung juga cukup besar.

Bone juga memiliki garis pantai sepanjang 120 kilometer dengan potensi perikanan tangkap seperti kepiting Bone, bandeng, dan udang.

Di sektor transportasi, Bone memiliki penerbangan pesawat ATR subsidi pemerintah provinsi dengan rute Makassar, Kendari, Balikpapan, dan Morowali, sehingga harga tiket lebih terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Bone Ajak Warga Manfaatkan Car Free Day untuk Hidup Sehat

“Kami juga menitipkan warga Bone yang ada di Tanah Bumbu. Mudah-mudahan kunjungan ini semakin menguatkan kerja sama kedua daerah, baik dalam pengiriman hasil ekonomi maupun sektor lainnya yang saling menguntungkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu, Bahsanuddin, menyampaikan bahwa APBD Tanah Bumbu pada 2024 sebesar Rp5,2 triliun dan pada 2026 menjadi Rp3,4 triliun. Kabupaten Tanah Bumbu memiliki luas lahan pertanian sekitar 17 ribu hektare, dengan mayoritas masyarakat bergerak di sektor perkebunan sawit dan karet.

Ia juga menyebut peran tokoh pengusaha asal Bone, Andi Syamsuddin Arsyad, yang dikenal dengan sapaan H. Isam, dalam pembangunan Tanah Bumbu. Perusahaan yang dipimpinnya memiliki sekitar 30 ribu karyawan dan berkontribusi besar dalam pembangunan, termasuk kegiatan sosial, pembangunan rumah ibadah, hingga bandara.

“Kami bangga bisa mengunjungi kampung halaman beliau. Penunjang pembangunan Tanah Bumbu tidak lepas dari peran H. Isam,” ujarnya.

Bahsanuddin juga menyebutkan jumlah penduduk Tanah Bumbu sekitar 350 ribu jiwa yang tersebar di 12 kecamatan dan 150 desa. Sebagian nelayan yang bermukim di daerah tersebut merupakan suku Bugis, dan beras Sulawesi cukup dikenal di wilayahnya.

Baca Juga :  Bone Borong 15 Penghargaan Adiwiyata 2025, Bukti Komitmen Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan

Ia menambahkan, kunjungan ke Bone bertujuan untuk mendapatkan gambaran lebih luas mengenai sektor pertanian, termasuk sistem irigasi dan semangat petani sehingga produksi pertanian bisa melimpah.

Menanggapi hal itu, Wabup Bone menyampaikan rasa syukur atas luasnya lahan pertanian di Bone yang didukung kebijakan pemerintah pusat dalam menaikkan harga jual hasil panen petani, sehingga memicu semangat bertani.

Modernisasi pertanian serta perhatian Menteri Pertanian RI turut mendorong peningkatan produksi.

Selain padi dan jagung, Bone juga mengembangkan komoditas hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, dan sayuran melalui program P2L yang melibatkan sekolah dan perkantoran guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia juga menekankan upaya peningkatan indeks pertanaman IP 300 serta komitmen pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian, didukung latar belakang Bupati Bone yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian.

“Budaya orang Bugis memang petani. Apa yang bisa kita kerja samakan, komunitas apa yang bisa saling mendukung sehingga dapat menekan inflasi. Apalagi Bone merupakan penghasil beras terbesar kelima di Indonesia,” tutupnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama investasi dan distribusi hasil pertanian antara Kabupaten Bone dan Kabupaten Tanah Bumbu demi kesejahteraan masyarakat kedua daerah.(*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan
Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan
“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim
Isu Pungli Seret Oknum PPA di Jatim, Penanganan Anak di Bawah Umur Dipertanyakan
Bentuk Penghargaan Jelang Purna Bakti, Dua Personel Polres Bulukumba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
Gandeng BSI, Pemkab Bone Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Program Bone Berhaji
Langkah Humanis Bhabinkamtibmas Gantarang Cegah Balap Liar Selama Ramadan 1447 H
Satuan Brimob Polda Sulsel Bagikan 1.000 Paket Ramadan untuk Anak Yatim

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:53 WITA

Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:50 WITA

Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:18 WITA

Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:34 WITA

“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:26 WITA

Isu Pungli Seret Oknum PPA di Jatim, Penanganan Anak di Bawah Umur Dipertanyakan

Berita Terbaru