Kerja Keras Andi Asman Sulaiman, Hadirkan Istana Sayur di Bone

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Lampoko, sebuah desa di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, menjelma menjadi daerah penyokong kebutuhan sayur mayur bagi masyarakat daerah berjuluk Bumi Arung Palakka.

Lampoko, bukan daerah dingin. Namun, sejumlah sayur mayur bisa tumbuh subur di desa yang terletak di Kecamatan Barebbo ini.

Aktor utama yang menjadikan Lampoko sebagai istana sayur Bone adalah Andi Asman Sulaiman. Bagaimana ceritanya?

Bukan sulap, bukan sihir. Prosesnya tidak instan. Ada kerja keras dan tetesan keringat untuk mengukir Lampoko menjadi istana sayur.

Jauh sebelumnya, kebutuhan sayur mayur masyarakat Bone disuplai dari luar daerah. Seperti Malino Kabupaten Gowa dan Kabupaten Enrekang.

Kini, tidak lagi bergantung dari luar. Perlahan, Lampoko mampu memenuhi kebutuhan pasar masyarakat Bone terhadap sayur mayur.

Capaian ini tidak lepas dari kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas dari sosok Andi Asman Sulaiman.

Semasa masih aktif menjabat ASN dan mengemban amanah sebagai Camat Barebbo, Andi Asman Sulaiman merupakan figur penuh inovasi.

Baca Juga :  Bawaslu Bone Serahkan Dua Berkas Dugaan Pidana Pemilu Yang Dilakukan Oleh Oknum Kades dan ASN

Saat itu, Bupati Bone kala dijabat oleh Andi Fahsar Mahdin Padjalangi memberikan amanah kepada Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM sebagai Camat Barebbo.

Kesempatan itu, tidak disia-siakan Andi Asman Sulaiman, kakak kandung mantan gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Asman Sulaiman, paham tugasnya sebagai ASN. Dia bertekad mendorong kesejahteraan masyarakat. Apalagi di wilayah kerjanya tidak ada tambang emas ataupun logam mulia. Yang ada, lahan pertanian dan pekarangan “tidur”. Ukurannya bervariasi, ada sempit, sedang, hingga luas.

Peluang ini mendapat perhatian khusus Andi Asman Sulaiman. Diapun perlahan mulai bergerak dari satu desa ke desa lainnya se-Kecamatan Barebbo.

Berbekal semangat kerja dan dedikasi pengabdian menjadikan hal itu roda penggerak Andi Asman Sulaiman kepada warga desa.

Buah kesabaran dan perjuangan Andi Asman Sulaiman perlahan mulai tampak. Khususnya di Desa Lampoko.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab Lima Kapolsek, Kapolres Gresik: Layani Masyarakat dengan Hati, Jadilah Polisi yang Bisa Merasa

Kala itu, Desa Lampoko dipimpin Usman Saide mampu menunjukkan secercah harapan atas perhatian yang dicurahkan dari sosok Andi Asman Sulaiman.

Perlahan, Lampoko menjadi daerah penyuplai sayur mayur ke Pasar Sentral Palakka. Hal itu pun terus terjaga hingga saat ini.

Usman mengakui, Andi Asman Sulaiman adalah figur pemimpin pekerja. Sosok yang mau bertemu langsung masyarakat dan terjun ke lapangan.

“Beliau (Andi Asman Sulaiman, red) inisiator terwujudnya Lampoko Istana Sayur. Punya peran besar,” sebut Usman.

Lebih jauh, Usman yang kini mendapat amanah masyarakat sebagai wakil rakyat di DPRD Bone menilai, kerja nyata dan kepedulian Andi Asman Sulaiman kepada masyarakat tidak perlu diragukan.

“Dari peran Andi Asman Sulaiman ini membantu masyarakat menyekolahkan anak ke jenjang pendidikan tinggi hingga masyarakat bisa memiliki rumah, motor, dan kebutuhan lainnya,” sebut Usman. (*/Ilh)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA