Kampanye Di Desa Laccori, Andi Asman : Kita Akan Konsentrasi Di Infrastruktur Jalan

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Desa Laccori, sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Calon Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, seketika berkerut melihat kondisi jalan yang rusak sepanjang perjalanan menuju Dusun 3 Tokareta, Rabu (9/10/24).

“Pas saya masuk rasakan jalanan langsung dalam pikiran saya, PR baru lagi ini, pasti jalanan ini,” ujarnya begitu berada di titik lokasi kampanye.

Dari ratusan warga yang hadir, Syamsu, curhat kepada awak media bahwa sejak Bone ada, jalanan di kampungnya tidak pernah diberi anggaran perbaikan. Hal itu sudah dipahami Andi Asman karena merasakan sendiri betapa sukar perjalanan disebabkan jalan yang rusak.

Baca Juga :  Wabup Bone Tinjau Dugaan Pembuangan Limbah Perumahan ke Sawah Warga di Kelurahan Bukaka

“Ini memang sudah saya bicarakan sama Andi Akmal bahwa kita akan konsentrasi di infrastruktur jalan,” lanjut Andi Asman.

Selain jalan, kata Andi Asman, ada tiga sumber mata pencaharian warga yang harus jadi prioritas, yaitu pertanian, peternakan dan perikanan. Andi Asman berjanji begitu terpilih jadi Bupati Bone 2024-2029, akan fokus pada infrastruktur, pertanian, perikanan dan peternakan.

Baca Juga :  Sat Brimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Pratama 2026, Cetak Bintara Remaja Profesional dan Modern

“Saya ingin membersamai masyarakat Bone, susah bersama. Kedepannya para pemimpin itu harus selalu turun ke lokasi.
Kalau jalan sudah bagus, Laccori akan jadi perhatian, ingatkan saya,” tambahnya.

Dari keterangan warga, diketahui ada sekitar 7 kilometer jalan rusak di Desa Laccori, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Andi Asman menyampaikan bahwa desa yang besar kontribusinya pada BerAmal, pasti akan diperhatikan. (*/Ilh)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA