Tim Tunas Muda Deklarasikan Dukung “BerAmal”

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Sebanyak 1300 orang tergabung dalam Tim Tunas Muda BerAmal mendeklarasikan diri mendukung pasangan Calon Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin.

Sebelumnya pada kegiatan jalan santai anti mager yang diadakan di Kecamatan Lapri, warga kenakan kaos putih, beda lagi dengan di Pantai Tete Kecamatan Tonra, 1300 orang Tunas Muda BerAmal terlihat kompak mengenakan kaos oblong berwarna hitam di acara kampanye Andalan-Hati dan BerAmal, Minggu (29/9/24).

Baca Juga :  Wabup Bone Andi Akmal Tinjau Penertiban Pedagang di Pasar Mare

Habibi, Ketua Tunas Muda BerAmal menegaskan siap berikrar untuk memenangkan paslon Bupati Bone nomor urut 3, BerAmal. Tim Tunas Muda yang sebagian besar anggotanya dari komunitas Otti Lolo, kata Habibi, terbentuk sebelum deklarasi paslon BerAmal. Komunitas ini dibuat khusus untuk mengawal kemenangan Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin di Pilkada 2024.

“Saya rasa BerAmal bisa membawa Bone menjadi yang lebih baik. Kondisi Bone hari ini baik, hanya BerAmal kedepannya akan membuat Bone lebih baik lagi,” ungkap Habibi.

Baca Juga :  Mutasi ASN Bermasalah, Pemkab Luwu Utara Terancam Pemblokiran Data Kepegawaian

Isi dari deklarasi Tim Tunas BerAmal yakni pernyataan sikap untuk mendukung dan memenangkan Andalan Hati nomor urut 2, calon Gubernur-wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Asman Sulaiman-Fatmawati dan BerAmal nomor urut 3, calon Bupati-wakil Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin.

“Ayo BerAmal, mari BerAmal, kita BerAmal,” kata Habibi. (*/Ilh)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA