KONAWE SELATAN, TRISAKTINEWS.COM — Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang kredibel setelah resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1714 Tahun 2025 tentang izin penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah jenjang Sarjana (S1).
Dokumen strategis tersebut diterima pada Senin, 3 Maret 2025 oleh Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Mardan, SKM., M.Si. Kehadiran program studi baru ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi calon mahasiswa di Sulawesi Tenggara yang ingin mendalami bidang ekonomi berbasis syariah.
Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Mardan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur dan sumber daya manusia untuk mendukung operasional program studi baru tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pembukaan Prodi Ekonomi Syariah merupakan jawaban atas kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang, khususnya di sektor ekonomi syariah yang kini semakin diminati.
“Kami telah menyiapkan skema pendaftaran yang memudahkan calon mahasiswa, baik dari sisi administrasi maupun akses informasi, agar proses transisi menuju bangku perkuliahan berjalan lancar,” ujar Mardan saat tiba di Kendari usai menerima KMA tersebut.
Selain kesiapan internal, pihak yayasan juga memastikan sinergi dengan pemerintah daerah melalui program bantuan pendidikan UKT Setara tetap menjadi prioritas utama. Program tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi mahasiswa, terutama bagi keluarga kurang mampu namun memiliki semangat belajar tinggi.
Mardan menambahkan bahwa pihak kampus akan melakukan sosialisasi secara masif ke sekolah-sekolah menengah agar informasi mengenai beasiswa serta keunggulan program studi baru ini dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama kampus bukan hanya meningkatkan jumlah mahasiswa, tetapi mencetak lulusan yang memiliki integritas moral dan kompetensi profesional di bidang ekonomi Islam.
“Penerimaan mahasiswa baru tahun ini menjadi momentum bagi kami untuk membuktikan bahwa putra-putri daerah tidak perlu jauh-jauh keluar kota untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang kredibel dan terakreditasi,” tegasnya.
Untuk menyambut mahasiswa angkatan pertama Prodi Ekonomi Syariah, pihak kampus juga telah melakukan revitalisasi berbagai fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, hingga ruang kelas.
Mardan optimistis program studi ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memiliki prospek kerja yang luas, baik di sektor perbankan syariah maupun industri kreatif berbasis ekonomi Islam.
“Kami mengundang seluruh generasi muda Konawe Selatan untuk menjadi bagian dari sejarah baru ini dan bersama-sama membangun daerah melalui ilmu pengetahuan yang bermanfaat,” pungkasnya.
Langkah penguatan akademik ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. Terbaru, Pemkab Konsel kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penandatanganan addendum Perjanjian Kerja Sama Program UKT Setara Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari pada Selasa, 24 Februari 2026, yang dihadiri Sekretaris Daerah Konawe Selatan Ichsan Porosi mewakili pemerintah daerah, didampingi Asisten I Ivan Ardiansyah serta Kepala BKAD Marwiyah Tombili.
Dalam kesempatan tersebut, IAI Rawa Aopa menjadi salah satu dari 13 perguruan tinggi mitra yang menyepakati kelanjutan program bantuan biaya pendidikan tersebut.
Sekda Konawe Selatan Ichsan Porosi menegaskan bahwa program UKT Setara merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan tinggi yang terjangkau bagi masyarakat.
Menurutnya, program tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di masa depan.
Dengan sinergi antara pembukaan Prodi Ekonomi Syariah di IAI Rawa Aopa dan dukungan finansial melalui program UKT Setara dari Pemkab Konawe Selatan, diharapkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Editor : Admin Redaksi










