Program Makanan Bergizi Gratis di Sampang Diprotes Wali Murid TK, Menu Dinilai Kurang Layak

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, TRISAKTINEWS.COM — Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menuai sorotan dari sejumlah wali murid.

Paket makanan yang dibagikan selama bulan Ramadan dinilai tidak sesuai harapan dan diduga kurang memenuhi standar gizi bagi anak usia dini.Keluhan muncul setelah para orang tua melihat langsung menu yang dibawa pulang oleh anak-anak mereka.

Paket MBG yang diberikan berupa makanan kering, terdiri dari tempe, tahu, ayam, jeruk, dan kacang, yang menurut sebagian wali murid kurang menarik serta kurang sesuai dengan kebutuhan konsumsi anak TK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa dengan menu yang diterima anaknya.

“Kami sangat menyayangkan menu yang diberikan. Program ini kan untuk menunjang gizi anak-anak, tapi yang diterima justru makanan kering yang menurut kami kurang layak untuk anak TK,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  Proyek Cetak Sawah di Bone Diduga Bermasalah, Lahan Terbengkalai dan Anggaran Gelap

Menurutnya, kondisi makanan yang kering membuat sebagian anak kurang berminat untuk mengonsumsinya. Bahkan, beberapa siswa dilaporkan tidak menghabiskan makanan yang dibagikan.

Keluhan serupa juga disampaikan wali murid lainnya. Ia berharap program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tidak hanya berjalan secara formalitas, tetapi juga memperhatikan kualitas makanan yang diberikan.

“Kalau memang ini program untuk kebaikan anak-anak, seharusnya kualitasnya benar-benar diperhatikan. Jangan sampai justru makanan itu tidak dimakan oleh anak-anak,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, salah satu guru di sekolah terkait membenarkan adanya protes dari beberapa wali murid. Namun pihak sekolah menegaskan bahwa mereka hanya bertugas menyalurkan paket makanan yang sudah dikirim oleh pihak penyedia.

“Kami dari sekolah hanya menerima dan membagikan kepada siswa. Soal menu dan kualitas makanan itu sepenuhnya dari pihak penyedia. Tetapi aspirasi dari wali murid tetap kami tampung untuk disampaikan ke pihak terkait,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Bone Ungkap Potensi Perputaran Ekonomi Rp40 Miliar per Bulan dari Program MBG dan SPPG

Awak media juga mencoba mengonfirmasi pihak penyedia MBG Tlagah 2 yang berlokasi di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates. Penyedia diketahui bernama Sanidin.

Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp, meskipun pesan tersebut telah diterima.

Sejumlah wali murid berharap adanya evaluasi dari pihak terkait terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut. Mereka menilai program yang baik harus disertai dengan pengawasan ketat agar benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi siswa di sekolah.

Namun masyarakat berharap implementasi di lapangan tidak hanya sekadar menjalankan program, melainkan juga memastikan kualitas makanan yang diberikan benar-benar layak, sehat, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan
Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI
Bupati dan Wabup Bone Bayar Zakat di BAZNAS, Dorong Zakat Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Kapolsek Sedati Pimpin Langsung Bakti Sosial di Desa Pepe dan Desa Betro
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Resmi Buka Prodi Ekonomi Syariah, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi Tenggara
Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah
Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:12 WITA

K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:02 WITA

Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:59 WITA

Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:56 WITA

Bupati dan Wabup Bone Bayar Zakat di BAZNAS, Dorong Zakat Tepat Sasaran untuk Masyarakat

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:52 WITA

Kapolsek Sedati Pimpin Langsung Bakti Sosial di Desa Pepe dan Desa Betro

Berita Terbaru