BONE, TRISAKTINEWS.COM — Inovasi ramah lingkungan ditunjukkan SD Negeri 162 Poleonro, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, melalui pemanfaatan barang bekas menjadi sarana belajar dan tempat istirahat siswa. Ban bekas yang sebelumnya tidak terpakai kini disulap menjadi kursi dan meja yang difungsikan sebagai pojok baca di area lahan terbuka hijau sekolah.
Program kreatif ini melibatkan kolaborasi antara guru dan siswa, sehingga tidak hanya menghasilkan fasilitas baru, tetapi juga menjadi media pembelajaran tentang kepedulian lingkungan dan kreativitas daur ulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala UPT SD Negeri 162 Poleonro, Hj. Nur Alia, S.Pd mengatakan pemanfaatan ban bekas tersebut dirancang untuk mendukung kenyamanan siswa saat membaca maupun beristirahat di luar ruang kelas.
“Ban bekas dibuat menjadi kursi dan meja yang bisa dimanfaatkan sebagai pojok baca serta tempat istirahat anak pada lahan terbuka hijau,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menanamkan nilai edukasi kepada siswa agar terbiasa memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna.
Inisiatif pembuatan fasilitas dari bahan daur ulang ini digagas oleh para guru, di antaranya Heriyati, S.Pd dan Novianti Hamzah, S.Pd. Keduanya mengajak siswa terlibat langsung dalam proses pembuatan, mulai dari pembersihan, pengecatan, hingga penataan di area sekolah.
Selain memperindah lingkungan sekolah, pojok baca dari ban bekas tersebut kini menjadi salah satu titik favorit siswa untuk membaca, berdiskusi ringan, dan beristirahat saat jam senggang.
Pihak sekolah berharap program sederhana namun kreatif ini dapat menginspirasi satuan pendidikan lain untuk mengembangkan inovasi serupa berbasis daur ulang dan pembelajaran kontekstual.
Penulis : Iwan
Editor : Admin Redaksi










