Percepat Implementasi MBG, Bupati Bone Tekankan Pelibatan Warga Lokal

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., memimpin rapat koordinasi (Rakor) percepatan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Kota Watampone, Kamis (5/2/2026).

Rakor ini digelar untuk menyukseskan implementasi MBG Program Prioritas Presiden- Wakil Presiden, Prabowo- Gibran di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Badan Gizi Sulawesi Selatan, Penjabat Sekretaris Daerah Bone Andi Tenriawaru, S.P., M.P., Kepala Satgas Percepatan MBG Kabupaten Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si.

Para camat se-Kabupaten Bone, serta pengurus Yayasan SPPG dan Ketua Satgas SPPG.

Baca Juga :  Panitia Bone Fun Run 2026 Klarifikasi Pembatalan, Akui Rugi dan Salah Cantumkan Kontak Pejabat

Bupati Bone menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat sekitar, khususnya warga kurang mampu, dalam pelaksanaan program MBG. Ia menginstruksikan agar tenaga kerja yang direkrut berasal dari lingkungan sekitar lokasi dapur MBG.

“Yang paling penting lagi soal tenaga kerja. Jangan sampai orang yang sudah mapan direkrut. Utamakan masyarakat sekitar lokasi MBG, terutama warga kurang mampu,” tegas Andi Asman.

Selain tenaga kerja, Bupati juga menekankan agar pasokan bahan pangan untuk program MBG diprioritaskan dari hasil produksi warga setempat. Langkah ini dinilai dapat mendorong perputaran ekonomi lokal dan membantu masyarakat menuju kesejahteraan.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Bone Borong Empat Penghargaan di HUT ke-80 RI, Andi Fajaruddin : Ini Berkat Kerja Keras dan Kekompakan

“Termasuk juga pasokan pangannya dari warga sekitar. Kita bantu masyarakat agar semakin sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar menu MBG benar-benar memenuhi standar gizi, dengan kandungan protein tinggi serta dilengkapi buah dan komponen bergizi lainnya.

“Harus bergizi, berprotein tinggi, ada buah, dan sesuai standar kesehatan,” pungkasnya.

Program MBG di Kabupaten Bone diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi berbasis kerakyatan di tingkat lokal. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA