DPRD Luwu Utara Resmi Rekomendasikan Pembentukan Provinsi Luwu Raya

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, TRISAKTINEWS.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara secara resmi memberikan rekomendasi dukungan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Luwu Utara, Rabu (04/02/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, dengan agenda utama pemberian rekomendasi dukungan DPRD terhadap pembentukan daerah otonom baru berupa Provinsi Luwu Raya.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD Kabupaten Luwu Utara menyampaikan pandangan fraksi yang pada prinsipnya menyatakan persetujuan dan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Dukungan tersebut kemudian dituangkan secara resmi dalam bentuk rekomendasi DPRD.

Baca Juga :  Pemda Bone Raih Penghargaan dari BKN Atas Kinerja Tercepat Penetapan NIP

Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, menandatangani dokumen rekomendasi sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif daerah dalam mendukung aspirasi masyarakat terkait pemekaran wilayah.

Menurut Husain, rekomendasi tersebut merupakan wujud respons DPRD terhadap aspirasi masyarakat di wilayah Tanah Luwu yang selama ini mendorong percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Baca Juga :  DPRD Luwu Utara Jadwalkan Paripurna Penetapan Rekomendasi Dukungan CDOB Provinsi Luwu Raya

Rapat paripurna ini turut dihadiri anggota DPRD, unsur pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. Agenda tersebut menjadi bagian dari tahapan administratif yang diperlukan dalam proses pengusulan pembentukan provinsi baru sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.

DPRD Luwu Utara berharap rekomendasi dukungan ini dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menindaklanjuti usulan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai daerah otonom baru di Sulawesi Selatan.

Penulis : Kaisar

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA