Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Bupati Bone Siapkan Tenaga Kerja Lokal untuk Pelabuhan Tonra

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM, — Pemerintah Kabupaten Bone kian mematangkan rencana pembangunan Pelabuhan Umum di Kecamatan Tonra, Jumat (23/1/2026).

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Dandim 1407/Bone Letkol Inf. La Ode Muhammad Idrus, serta jajaran kepala OPD, camat, dan kepala desa turun langsung meninjau lokasi yang akan menjadi pusat aktivitas logistik baru di wilayah pesisir tersebut.

Ada dua titik yang disasar dalam peninjauan, yakni Desa Gareccing dan Desa Bone Pute. Di Gareccing, rombongan mengecek kondisi ruas jalan yang direncanakan sebagai jalur utama menuju area pelabuhan. Setelah itu, bupati dan jajaran melanjutkan peninjauan ke Desa Bone Pute yang diproyeksikan sebagai lokasi inti Pelabuhan Peti Kemas.

Proyek strategis ini akan digarap oleh PT AAS Gemilang Mandiri dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun. Bupati menyampaikan, penentuan akses jalan menjadi tahapan awal yang sangat menentukan kelancaran pembangunan ke depan.

Baca Juga :  Lewat Teater “Hikayat Anak yang Sombong”, Bengkel Muda Surabaya Tanamkan Nilai Moral dan Empati pada Anak

“Hari ini kita fokus pada penetapan jalur. Investasi yang masuk sangat besar, mencapai Rp1,7 triliun. Aksesnya sudah cukup baik, dan bila proyek ini berjalan, ribuan lapangan kerja akan tercipta,” kata Andi Asman Sulaiman di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan pentingnya menyiapkan tenaga kerja lokal agar siap bersaing. Pemerintah daerah, kata dia, akan segera mendorong pelatihan-pelatihan teknis, khususnya bagi calon operator dan tenaga pendukung pelabuhan.

“Kita ingin masyarakat Bone menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Mereka harus dibekali keterampilan dan keahlian agar peluang ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Lebih jauh, bupati melihat pelabuhan peti kemas Tonra sebagai penggerak ekonomi kawasan timur Bone. Selain menyerap tenaga kerja, keberadaannya diyakini membuka ruang usaha baru bagi masyarakat Tonra, Salomekko, hingga Mare yang lokasinya berdekatan.

Baca Juga :  Pemkab Bone Gandeng Investor Bangun SPAM, Target 20 Ribu Sambungan Baru

“Arus distribusi barang dan jasa akan lebih efisien. Produk-produk hasil bumi bisa langsung terkirim dari sini sehingga daya saing daerah meningkat,” tuturnya.

Ia menambahkan, kawasan pelabuhan berpotensi tumbuh menjadi sentra industri baru. Aktivitas produksi, pengolahan, hingga pengiriman komoditas dapat terpusat di Tonra dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini bukan hanya soal pelabuhan, tetapi juga tentang masa depan industri Bone. Kalau ini terwujud, akan menjadi tonggak sejarah pembangunan daerah,” pungkasnya.

Dari pesisir Tonra, Pemkab Bone mulai merajut langkah besar untuk menghubungkan kekuatan ekonomi lokal dengan jaringan regional dan nasional.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA