Wujud Empati, Personel Brimob Sulsel Laksanakan Salat Gaib Untuk Korban Bencana Di Sumatera

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Personel Makosat Brimob Polda Sulsel melaksanakan Salat Gaib untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera.

Salat Gaib tersebut dilaksanakan di Masjid Umar Bin Khattab Makosat Brimob Polda Sulsel, Kamis (4 Desember 2025) sekitar pukul 07.30 Wita.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H mengatakan, salat gaib personel Brimob Sulsel ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, khususnya di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

Baca Juga :  Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten

“Ini sebagai wujud empati Kami (Sat Brimob Polda Sulsel, red) sekaligus doa bersama untuk masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata Kombes Pol Ridwan.

Dansat Brimob Polda Sulsel berharap agar masyarakat yang ditimpa musibah bisa tabah dan sabar menjalani ujian hidup ini.

Baca Juga :  Telkomsel Salurkan Donasi Renovasi Masjid di Bone Lewat Program Telkomsel Poin

“Giat ini (Salat Gaib, red) dilaksanakan juga oleh seluruh Batalyon jajaran Sat Brimob Polda Sulsel,” ungkap Dansat.

Adapun Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si mengajak masyarakat untuk mengirimkan doa untuk korban tertimpa musibah.

“Semoga masyarakat yang terdampak musibah diberikan kekuatan dan kelapangan hati,” ucap personel Polri yang dikenal humanis ini. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA