Video Bernuansa SARA di Surabaya Dikecam, AMI Sebut Narasi ‘Forjustice’ Berpotensi Memecah Belah

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, TRISAKTINEWS.COM — Sebuah video yang diunggah akun Instagram @viralforjustice menuai kritik luas setelah narasi di dalamnya dinilai mengandung unsur provokatif dan bernuansa SARA. Video tersebut menyebut bahwa gerakan “#forjustice” hadir untuk “mengembalikan hak, harkat, dan martabat orang Surabaya, terutama orang Jawa,” sebuah klaim yang memicu kekhawatiran publik terkait potensi munculnya sentimen etnis di kota metropolitan tersebut.

Konten tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas sosial, terlebih Surabaya merupakan kota besar dengan tingkat keberagaman suku, budaya, dan latar belakang yang tinggi. Para pemerhati media sosial menilai narasi semacam ini berisiko memunculkan polarisasi dan gesekan horizontal jika dibiarkan berkembang tanpa klarifikasi.

Aliansi Madura Indonesia (AMI), salah satu organisasi yang berada di Jawa Timur, memberikan tanggapan keras atas beredarnya video tersebut.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menyebut narasi dalam video itu sebagai bentuk komunikasi publik yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  AMI Dukung Revitalisasi Puluhan Sekolah di Madura, Nilai Komitmen Pemprov Jatim Perkuat Pendidikan

“Kami mengecam keras narasi bernuansa SARA yang muncul dalam video tersebut. Ini bukan hanya tidak mendidik, tetapi juga memiliki potensi memecah belah masyarakat Surabaya. Tidak ada ruang untuk sentimen etnis dalam gerakan apa pun, apalagi yang mengatasnamakan keadilan,” tegas Baihaki.

Ia menegaskan bahwa Surabaya adalah kota yang dibangun oleh kerja keras banyak kelompok, bukan milik eksklusif satu etnis tertentu.

“Surabaya tumbuh dari keberagaman. Madura, Jawa, Tionghoa, Arab, dan ratusan kelompok lain berkontribusi dalam membentuk karakter kota ini. Tidak pantas ada pihak yang mencoba mengklaim Surabaya sebagai milik satu golongan saja,” ujarnya.

Baihaki juga mengingatkan bahwa masyarakat harus semakin cermat dalam menyikapi konten di media sosial yang mengandung narasi provokatif. Ia menilai perlunya penguatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung bias identitas.

Baca Juga :  Praktik Curang Uji KIR Terkuak di Kabupaten Malang, AMI Ancam Laporkan ke Aparat Hukum

“Masyarakat jangan mudah terpancing. Kami mendorong seluruh elemen untuk menjaga ruang digital tetap sehat dan tidak dijadikan panggung adu domba,” katanya.

AMI menyatakan siap berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, aktivis, dan institusi pemerintah untuk mencegah timbulnya konflik sosial berbasis sentimen etnis di Surabaya.

Sebagai kota urban dengan migrasi penduduk yang tinggi, Surabaya selama ini dikenal mampu menjaga stabilitas sosial meski dihuni beragam latar belakang. Karena itu, kemunculan narasi yang mencoba mengangkat superioritas etnis tertentu dinilai sangat berbahaya bagi kohesi sosial yang sudah terbangun.

Baihaki menilai perlu adanya sistem deteksi dini terhadap konten-konten digital bernuansa SARA, termasuk penguatan peran pemerintah kota dalam menjaga ruang publik tetap kondusif.

Penulis : Redho

Berita Terkait

Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka, Wabup Bone Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Leluhur
Bone Bakal Kebanjiran Proyek Besar, BupAAS Ungkap Sektor yang Siapkan Banyak Lapangan Kerja
Resmi Dilantik, Muhammad Hasbi Siddiq Diminta Langsung “Gaspol” Bangun Desa Lembang Lohe
Gebrakan Baru Pemkab Bulukumba, Data Tanah dan Pajak Kini Terintegrasi Digital
Pemda Bone Ukir Prestasi Nasional, Raih Penghargaan TPID Berkinerja Terbaik se-Indonesia
12 Atlet Judo Bone Terbang ke Jawa Timur, Bupati Andi Asman Titip Pesan Penting
Jemput Bola ke Senayan! Wabup Bone Temui Sejumlah Anggota DPR RI, Ada Apa?
Semua Layanan Ada di Satu Tempat, Jambore Pelayanan Publik Bulukumba Diserbu Warga

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:41 WITA

Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka, Wabup Bone Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Leluhur

Jumat, 25 September 2026 - 22:27 WITA

Bone Bakal Kebanjiran Proyek Besar, BupAAS Ungkap Sektor yang Siapkan Banyak Lapangan Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 20:19 WITA

Resmi Dilantik, Muhammad Hasbi Siddiq Diminta Langsung “Gaspol” Bangun Desa Lembang Lohe

Kamis, 24 September 2026 - 20:09 WITA

Gebrakan Baru Pemkab Bulukumba, Data Tanah dan Pajak Kini Terintegrasi Digital

Kamis, 24 September 2026 - 20:00 WITA

Pemda Bone Ukir Prestasi Nasional, Raih Penghargaan TPID Berkinerja Terbaik se-Indonesia

Berita Terbaru