BPN Bojonegoro Ajak Warga Pasang Patok dan Stop Cekcok Soal Batas Tanah

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 01:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, TRISAKTINEWS.COM — Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bojonegoro menggelar Pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) sebagai langkah nyata mempercepat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kegiatan berlangsung pada Senin, 10 November 2025, diikuti oleh jajaran Forkopimcam, perangkat desa, dan masyarakat yang antusias memasang patok tanda batas di lahan masing-masing.

Dengan semangat “Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok”, BPN Bojonegoro mengajak masyarakat untuk lebih sadar pentingnya memastikan batas bidang tanah mereka.

Langkah sederhana ini diharapkan dapat mencegah sengketa tanah, memperjelas kepemilikan, serta memperkuat tertib administrasi pertanahan.

Kepala Kantor Pertanahan Bojonegoro Ir. Sigit Rachmawan Adhi, S.T., M.M., QRMP, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro, Chairul Anwar, S.H., M.H., menegaskan, pemasangan tanda batas merupakan bagian penting dari upaya menciptakan data pertanahan yang lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui GEMAPATAS, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk melindungi hak atas tanahnya. Bojonegoro harus jadi contoh kabupaten yang tertib dan transparan dalam urusan pertanahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunjungi Situs Cempalagi, Wabup Bone Tekankan Pelestarian Sejarah dan Manfaat Ekonomi

Program ini juga menjadi bagian dari langkah besar menuju “Jawa Timur Lengkap” dan “Indonesia Lengkap”, sejalan dengan visi Kementerian ATR/BPN untuk menciptakan sistem pertanahan nasional yang modern dan terpercaya.

Dengan mengusung moto “Melayani, Profesional, dan Terpercaya”, Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro berkomitmen terus berinovasi dan bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan ini bukan sekedar pasang patok, tetapi simbol kesadaran baru, menata tanah, menata data, dan menata masa depan yang bebas sengketa.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo
Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta
Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”
Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian
Kasus Tudingan Bandar Togel di Pasuruan Kota Jadi Sorotan, Keluarga Minta Penanganan Objektif
Sidang Korupsi Bansos BNPT Luwu, Kuasa Hukum Terdakwa Ajukan Perlawanan atas Dakwaan Jaksa
Ngabuburit Sehat, Warga LDII Wonocolo Gelar Latihan Silat Bersama PERSINAS ASAD

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:19 WITA

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:09 WITA

Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:06 WITA

Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:03 WITA

Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:00 WITA

Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian

Berita Terbaru