SPPG Kahu Labuaja Jadi Percontohan, Bupati Bone Dorong Kolaborasi untuk Sukseskan MBG

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Dalam rangka mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bone Kahu Labuaja yang dikelola oleh Yayasan Salewangan Peduli Anak Bangsa di Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Senin, 29 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh Dandim 1407 Bone, Anggota DPRD Bone dari Fraksi PAN, Herman ST, Anggota DPRD dari PKB, A. Adhar, Dandempom Bone, serta Danyon C Brimob.

Selain itu, hadir pula Kepala BKPSDM Bone, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bone, Kepala PDAM, Plt Kasatpol PP Bone, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas BKKBN Bone, Plt Kepala Dinas Peternakan, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Ketapang, Plt Camat Kahu, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Kahu.

Baca Juga :  KAMPUS DALAM BAYANG-BAYANG FORMALITAS: ANTARA GELAR, CITRA, DAN KEHILANGAN SUBSTANSI

Bupati Bone menyampaikan bahwa SPPG ini merupakan yang terbaik yang pernah ia luncurkan. Ia berharap SPPG Kahu Labuaja dapat menjadi rujukan bagi pembangunan SPPG lainnya di Bone.

“Ke depan, kami juga akan membangun SPPG di Bontocani,” tambah Bupati.

Bupati mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak yang mendukung program ini. Menurutnya, program MBG harus dikawal bersama karena memiliki manfaat besar dalam mendukung kecerdasan anak-anak kita.

“SPPG harus dikelola secara kolaboratif. Saya berharap tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat setempat di Kecamatan Patimpeng. Begitu juga bahan baku yang digunakan harus dari Kecamatan Kahu agar perekonomian desa dan kecamatan dapat terus bergerak,” ujarnya.

Baca Juga :  Paripurna HJB ke-695, Bupati Bone Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Bone Mandiri dan Berkelanjutan

Bupati menekankan pentingnya pendistribusian makanan tepat waktu untuk menghindari makanan basi yang berisiko menyebabkan keracunan.

“Kita khawatir makanan menjadi basi karena pengiriman terlambat. Sudah banyak kejadian murid keracunan diduga akibat makanan basi. Oleh karena itu, kita ingin Program MBG benar-benar bermanfaat di Bone. Mari kita kawal bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh anak-anak kita secara maksimal,” pungkasnya.

Bupati Bone juga mengharapkan agar tenaga kerja di SPPG harus dari daerah setempat. “Tenaga kerja di SPPG ini harus dari Kahu. Pun, kita harapkan bahannya harus dari sini juga agar prekonomian di desa dan kecamatan bisa bergerak” Jelas Bupati Bone.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA