Jelang Porprov XVIII 2026, KONI Sinjai Matangkan Kesiapan Bersama Bupati

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Bahas kesiapan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Porprov) ke XVIII yang akan diselenggarakan pada 2026 mendatang, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sinjai dan jajaran melakukan audiensi dengan Bupati Sinjai, Rabu (25/9/3025) Pagi.

Audiensi pengurus KONI yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Hasir Achmad ini, disambut baik oleh Bupati Dra. Hj. Ratnawati Arif, di Rumah Jabatannya yang terletak di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.

Baca Juga :  Ketum AMI Apresiasi KPK, Desak Kasus KONI Jatim Dibongkar Tuntas

Ketua KONI Sinjai Iptu Rahman menyampaikan audiensi ini penting dilakukan mengingat Sinjai akan ikut berpartipasi dalam ajang olahraga bergengsi tersebut, yang menunjuk Wajo-Bone sebagai tuan rumah bersama.

“Audiensi ini terkait Porprov di Wajo dan Bone kedepannya, termasuk juga kita bahas kesiapan anggarannya,”ungkapnya.

Audiensi ini menuai respon positif dari orang nomor satu di Sinjai ini.

“Alhamdulillah respon Bupati tadi sangat baik apalagi pada saat kita kasi perbandingan anggaran pelaksanaan Porprov sebelumnya. Karena beliau memang orang keuangan jadi lebih paham,”tambah Ketua KONI.

Baca Juga :  TP PKK Sinjai Meriahkan Hari Anak Nasional 2025 Sulsel, Usung Semangat “Hebat dari Sekarang, Emas di Masa Depan”

Diketahui Porprov Sulsel akan diselenggarakan sekira Oktober 2026 mendatang. Dalam event olahraga empat tahunan tersebut akan mempertandingkan puluhan cabang olahraga yang diikuti perwakilan 24 Kabupaten/Kota.

Sejauh ini, kesiapan Sinjai sendiri dinilai terus dimatangkan dari segala aspek, terbukti lewat keterlibatan para Atlet dalam ajang Pra Porprov 2025.

Penulis : Nurman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA