Hari Maritim Nasional, Bone Jadi Lokasi Rehabilitasi Mangrove Bersama PT Pelindo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional, PT Pelindo Cabang Makassar bersama Pemerintah Kabupaten Bone menggelar kegiatan Kick Off Rehabilitasi Mangrove Tahun 2025. Agenda ini menjadi langkah nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang kian terancam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, S.P., bersama jajaran pimpinan PT Pelindo Regional 4 dan Cabang Makassar, Kepala UPT KPH Ulu Bila, Forkopimcam Tonra, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Bone menegaskan bahwa keberadaan mangrove bukan hanya soal menjaga pantai dari abrasi, tetapi juga penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Mangrove adalah kekayaan kita. Ia melindungi pesisir, menjadi tempat berkembang biak ikan, kepiting, hingga udang, bahkan mampu menciptakan daratan baru dari endapan lumpur. Karena itu, gerakan rehabilitasi ini harus menjadi gerakan bersama, tidak hanya pemerintah pusat, tapi juga daerah, BUMN, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pengalamannya selama 20 tahun di Komisi DPR RI yang membidangi kelautan, perikanan, dan lingkungan. Menurutnya, kerusakan mangrove yang terjadi di berbagai wilayah harus segera diatasi dengan aksi nyata.

Baca Juga :  Wabup Bone Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting di Rakor TPPS Semester I se-Sulsel

“Tidak ada kata terlambat. Kita bersyukur Pelindo hadir sebagai inisiator, tapi tanggung jawab keberlanjutan ada di kita semua, terutama masyarakat pesisir. Pemerintah daerah khususnya Bone akan mendukung dengan program berkelanjutan, termasuk melalui sektor pendidikan agar kesadaran menjaga mangrove bisa tumbuh sejak dini,” tambahnya.

Komitmen itu sejalan dengan pernyataan Executive Director PT Pelindo Regional 4, H. Abdul Aziz, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bone.

“Regional IV membawahi wilayah Indonesia Timur dengan 22 terminal, salah satunya di Makassar. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pelindo mengurangi emisi karbon. Dari target rehabilitasi 25 hektar, alhamdulillah 10 hektarnya berada di Bone,” ungkapnya.

Senada dengan itu, General Manager PT Pelindo Cabang Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial.

“Penanaman mangrove adalah investasi masa depan. Ekosistem yang sehat akan menghadirkan banyak kehidupan dan menjadi sumber penghasilan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut dan manfaatnya dirasakan generasi berikut,” jelasnya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Daerah, Tiga Pelaku Ditangkap

Dukungan juga datang dari Kepala UPT KPH Ulu Bila, Andi Ariadi, S.Hut., M.Hut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Rehabilitasi mangrove adalah bagian dari program strategis nasional, bukan hanya menjaga lingkungan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. KPH hadir untuk memfasilitasi, mengawasi, dan mendampingi agar masyarakat bisa ikut menjaga kawasan ini. Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi semua pihak,” tegasnya.

Sebagai tanda dimulainya program, dilakukan penyerahan simbolis bantuan rehabilitasi mangrove berupa bibit kepada kelompok tani hutan mangrove. Prosesi ini dipimpin oleh Executive Director PT Pelindo Regional 4 bersama General Manager PT Pelindo Cabang Makassar, didampingi Bupati Bone, Kepala UPT KPH Ulu Bila DLHK Sulsel, Kepala CDK Bosowasi, serta perwakilan kelompok tani.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda langkah awal sinergi antara BUMN, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Harapannya, rehabilitasi mangrove tidak hanya memperkuat benteng alam dari ancaman abrasi, tetapi juga membuka jalan bagi hadirnya manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kabupaten Bone.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru

Opini

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:27 WITA